Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pedagang Layang-Layang di Simpang Lima Gumul Kediri Laris Diburu Pembeli, Sehari Bisa Laku Puluhan

Habibah Anisa M. • Selasa, 19 Agustus 2025 | 03:22 WIB
BERKAH: Darto menata layang-layang yang dijualnya di Kawasan Simpang Lima Gumul, Kediri. Dagangannya laku keras dalam beberapa hari terakhir.
BERKAH: Darto menata layang-layang yang dijualnya di Kawasan Simpang Lima Gumul, Kediri. Dagangannya laku keras dalam beberapa hari terakhir.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Angin kencang di musim kemarau ini membawa berkah bagi penjual layang-layang.

Seperti yang dirasakan oleh Darto. Layang-layang yang dijualnya di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) diburu puluhan orang tiap harinya.

“Penjualan lumayan banyak,” ujar pria asal Kecamatan Pesantren, Kota Kediri tersebut. Dia sudah sejak 2012 menjual layang-layang dan gapangan.

Darto membeli dari wilayah Tulungagung, Bojonegoro, hingga Bali. “Untuk gapangan motif burung hantu ini yang beli dari Bali,” ucapnya.

Saat musim layangan seperti ini, baru setengah hari saja Darto sudah menjual sekitar 30 buah layang-layangan.

Harganya pun beragam. Mulai dari Rp 25 dan 35 ribu. “Yang membedakan selain ukuran, namun juga cetakannya,” kata Darto.

Pria berusia 52 tahun ini menjelaskan untuk harga Rp 25 dan Rp 30 ribu ini ukurannya sama. Yang membedakan hanya model cetakannya. Yaitu timbul dan tidak timbul. Sedangkan yang paling besar harganya Rp 125 ribu.

Layang-layang yang dijual oleh Darto memiliki banyak karakter. Mulai dari karakter angry bird, bus tayo, naruto, spongebob, badman, harimau, iron man, hingga supermen.

“Saya mulai jualan sejak pukul 08.00 WIB,” ucap laki-laki yang juga bekerja di PLN wilayah Kediri Selatan.

Nurelah adalah salah satu pembeli yang menemani anaknya membeli layang-layang di kawasan SLG.

Perempuan asal Kecamatan Gurah ini mengatakan bahwa anaknya memiliki banyak koleksi layang-layang di rumah. “Padahal di rumah sudah punya, tapi ini minta beli lagi,” kata Nurelah.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kediri #simpang lima gumul #layang-layang