Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Cara Mudah Membedakan Parkit Jantan dan Betina, Tak Perlu Jadi Ahli Burung

Nakula Agi Sada • Minggu, 27 Juli 2025 | 00:33 WIB
Parkit betina dan jantan
Parkit betina dan jantan

Kalau kamu baru mulai pelihara burung parkit, pasti pernah bingung menentukan mana yang jantan dan mana yang betina. Soalnya, bentuk dan warnanya sering kali mirip.

Melihat Warna Cere

Tapi tenang, ada beberapa ciri khas yang bisa kamu perhatikan. Terutama kalau kamu tahu bagian tubuh yang disebut “cere”.

Nah, yuk kita bahas bareng cara bedain parkit jantan dan betina dengan gaya santai tapi tetap akurat!

Pertama-tama, kita kenalan dulu dengan cere. Ini adalah bagian berdaging kecil di atas paruh parkit, tepat di sekitar lubang hidungnya.

Nah, warna cere inilah yang paling sering dijadikan patokan utama untuk menentukan jenis kelaminnya.

Untuk parkit jantan, cere-nya biasanya berwarna biru cerah atau biru tua saat sudah dewasa. Warna ini sangat mencolok dan mudah dikenali, apalagi kalau burungnya sehat dan dalam kondisi birahi.

Tapi kalau masih muda, cere jantan bisa berwarna ungu kebiruan atau agak merah muda.

Sementara itu, parkit betina punya cere yang warnanya cenderung ke arah putih kebiruan, cokelat muda, atau bahkan cokelat tua kalau sudah memasuki masa bertelur. Pada burung betina yang sudah matang, cere bisa terlihat sedikit kasar atau tampak bertekstur.

Tapi, kalau parkit masih anakan, di bawah 3 bulan, baik jantan maupun betina punya warna cere yang mirip: pink keunguan atau pucat. Makanya, paling akurat identifikasi jenis kelamin itu saat usia mereka sudah menginjak 4–6 bulan ke atas.

Mengamati Perilaku

Selain cere, ada juga perbedaan dari sifat dan perilaku. Parkit jantan biasanya lebih aktif berkicau, suka meniru suara, dan lebih cerewet. Mereka juga sering menggoda betina dengan gerakan naik-turun kepala atau "menari" sambil berkicau nyaring.

Sedangkan parkit betina cenderung lebih tenang dan kalem, meskipun tetap aktif. Mereka lebih jarang berkicau panjang, dan kalau sedang galak atau memasuki masa kawin, bisa jadi sedikit agresif dan teritorial terhadap kandangnya.

Melihat Fisik Tubuh 

Dari segi fisik tubuh, sebenarnya agak sulit bedain jantan betina hanya dari bentuk badan. Tapi kadang jantan terlihat sedikit lebih ramping dan panjang, sedangkan betina terlihat lebih lebar dan bulat, terutama di bagian perut.

Melihat Warna Bulu 

Warna bulu juga kadang bisa menipu. Beberapa orang mengira parkit dengan warna cerah pasti jantan, padahal warna bulu lebih dipengaruhi oleh mutasi genetik, bukan jenis kelamin. Jadi jangan terpaku pada warna bulu aja ya.

 

Buat kamu yang pelihara parkit albino, lutino, atau mutasi warna khusus, warna cere-nya bisa nggak begitu jelas. Dalam kasus ini, cara paling akurat adalah lewat tes DNA atau menunggu sampai perilaku jantan-betina mulai terlihat saat dewasa.

Kalau kamu berniat ternak parkit, tentu penting banget tahu mana jantan mana betina. Salah satunya biar kamu bisa menjodohkan pasangan yang cocok, dan nggak salah satunya malah jantan dua-duanya, terus heran kenapa nggak bertelur-telur juga.

Menjodohkan parkit jantan dan betina juga harus pakai feeling. Kadang mereka nggak langsung cocok walaupun beda jenis kelamin. Tapi kalau udah klop, mereka bakal saling grooming, kasih makan, dan akhirnya bersarang bareng.

Menggunakan Cermin

Ada juga yang pakai cara mengamati cermin kecil. Parkit jantan biasanya lebih tertarik dan aktif berkicau saat dikasih cermin. Tapi cara ini nggak selalu akurat, karena tergantung sifat masing-masing burung juga.

Minta Bantuan Dokter Hewan

Kalau kamu masih ragu dan pengin lebih pasti, bisa juga minta bantuan ke dokter hewan burung atau peternak berpengalaman. Biasanya mereka udah terbiasa melihat ciri-ciri halus yang sulit dikenali oleh pemula.

Jadi, kesimpulannya: kunci utama bedain parkit jantan dan betina ada di warna cere, ditambah pengamatan dari perilaku. Kalau masih muda, sabar aja sampai mereka tumbuh besar. Jangan asal tebak dari warna bulu, ya!

Dengan tahu mana jantan mana betina, kamu bisa lebih gampang ngerawat, menjodohkan, atau bahkan ngelatih mereka sesuai karakter masing-masing. Parkit jantan yang cerewet cocok buat dilatih suara, sedangkan betina cocok dijadikan indukan.

 Gimana, sekarang udah nggak bingung lagi, kan? Yuk, coba periksa burung parkit kamu di rumah. Cerenya biru atau cokelat? Siapa tahu ternyata kamu selama ini ngira betina, eh ternyata jantan cerewet! (*)

 

Editor : Mahfud
#jenis kelamin #kawin #Burung Parkit