Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Guira Cuckoo, si Burung Jambul Unik dari Amerika Selatan

Nakula Agi Sada • Jumat, 25 Juli 2025 | 22:59 WIB
Guira cuckoo
Guira cuckoo

Kalau kamu lagi cari burung yang tampilannya nyentrik, suaranya rame, dan perilakunya agak “ramean” maka kenalanlah dengan Guira Cuckoo. Burung ini bukan cuma menarik dari penampilan, tapi juga punya kebiasaan yang bikin kita geleng-geleng kepala.

Si jambul heboh ini asalnya dari Amerika Selatan. Dikenal sebagai salah satu burung paling sosial di hutan tropis Amerika Selatan.

Guira Cuckoo langsung mencuri perhatian dengan jambul acak-acakan di atas kepalanya. Bulu dadanya berwarna krem sampai putih, kontras dengan punggung belang hitam-putih.

Paruhnya tebal, agak melengkung, dan berwarna oranye kekuningan. Ekornya panjang menjuntai, bikin tampilannya makin unik.

Meski namanya “cuckoo,” Guira Cuckoo ini agak beda dari saudara jauhnya yang dikenal sebagai tukang titip telur. Burung ini justru suka bikin sarang rame-rame. 

Terkadang satu sarang bisa diisi beberapa betina sekaligus. Kemudian, mereka bisa bertelur barengan di satu tempat!

Habitat alami Guira Cuckoo ada di Brasil, Paraguay, Uruguay, Bolivia, dan Argentina. Mereka senang hidup di padang rumput, semak belukar, atau hutan terbuka.

Selama masih ada pohon untuk bertengger dan sarang, serta tanah lapang buat cari makan, mereka sudah bahagia.

Guira Cuckoo terkenal dengan gaya hidup kolonial. Mereka biasanya jalan bareng dalam kelompok 6–20 ekor.

Jangan kaget kalau dengar suara gaduh dari kejauhan — bisa jadi mereka lagi ngobrol rame-rame. Burung ini memang suka bersuara keras dan nyaring.

Makanan favorit Guira Cuckoo adalah serangga. Terutama belalang, jangkrik, dan ulat.

Tapi mereka juga makan katak kecil, kadal, bahkan telur dan anak burung lain. Wah, ternyata agak oportunis juga ya. Pokoknya kalau bisa ditangkap dan muat di paruh, mereka sikat!

Ini yang paling menarik: beberapa betina Guira Cuckoo bisa bertelur di sarang yang sama. Mereka juga akan mengerami bersama-sama!

Tapi anehnya, kadang mereka juga membuang telur milik burung lain dari sarang itu. Ada kompetisi dalam koloni juga, walau tetap hidup bareng.

Sarang Guira Cuckoo dibuat di pohon. Biasanya dari ranting kasar dan tampak besar.

Dari luar terlihat tidak terlalu rapi, tapi cukup kuat menampung banyak telur sekaligus. Sarang ini jadi pusat aktivitas koloni mereka.

Burung ini jarang diam. Mereka aktif sepanjang hari, sering terlihat meloncat dari satu dahan ke dahan lain, bersuara keras.

Kadang,  mereka bertengkar kecil satu sama lain. Kelakuannya kadang lucu, dan bikin siapa pun yang mengamati jadi terhibur.

Jambul di kepala mereka bukan sekadar gaya. Saat merasa terancam atau sedang bersemangat, jambul ini akan berdiri makin tegak. Ini semacam sinyal emosi bagi Guira Cuckoo.

Meskipun punya sayap, Guira Cuckoo bukan penerbang ulung. Mereka lebih sering melompat atau terbang pendek dari satu pohon ke pohon lain. Ini sebabnya mereka suka hidup di habitat yang terbuka dan datar.

Karena kebiasaannya yang suka hidup berkelompok dan berbagi sarang, Guira Cuckoo sering dianggap sebagai simbol sosialitas dalam dunia burung. Tapi tentu saja, mereka tetap punya drama internal juga, kayak manusia, ya.

Beruntung, burung ini termasuk dalam kategori least concern alias tidak terancam punah menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN). Populasinya stabil dan bahkan cenderung meningkat di beberapa wilayah karena habitat terbuka makin luas akibat deforestasi.

Kadang, Guira Cuckoo juga terlihat dekat dengan aktivitas manusia. Terutama di ladang atau kebun.

Mereka bisa membantu mengontrol hama karena doyan makan serangga. Jadi meski berisik, keberadaannya relatif berguna.

Suara mereka mirip campuran antara teriakan, siulan, dan derit. Relatif keras dan khas. Setiap anggota kelompok bisa bersahut-sahutan seperti sedang ngobrol, bikin suasana hutan jadi hidup.

Meski tampak lucu dan bersahabat, Guira Cuckoo bukan burung peliharaan yang ideal. Mereka tidak suka dikurung dan cenderung stres jika dipisahkan dari kelompoknya. Jadi lebih baik mereka dinikmati di alam bebas saja.

Bagi pengamat burung (birdwatcher), Guira Cuckoo termasuk burung yang menyenangkan untuk diikuti. Perilaku sosial, suara, dan gaya terbangnya memberikan tontonan yang seru dan berbeda dari burung lain.

Guira Cuckoo mungkin bukan burung tercantik, tapi penampilannya yang nyentrik, suaranya yang heboh, dan kebiasaannya yang unik membuatnya sulit dilupakan. Dia bukan tipe yang diam di pojok — burung ini benar-benar suka tampil dan bersosialisasi. (*)

Editor : Mahfud
#jambul #amerika selatan