JP Radar Kediri- Bagi Anda penghobi kicau burung, pernah nggak, burung kamu tiba-tiba langsung ngeriwik pelan atau mulai ngeplong (mengeluarkan kicau dengan volume penuh atau lantang) saat memutar suara gemericik air? Kalau iya, berarti burung kamu termasuk tipe yang responsif terhadap terapi suara alam ini. Tapi... nggak semua burung bereaksi secepat itu, lho!
Ada jenis-jenis burung yang memang punya sensitivitas tinggi terhadap suara lingkungan, khususnya suara air. Nah, suara gemericik ini bukan cuma bikin adem suasana tapi juga bisa memancing mental burung supaya lebih tenang dan mulai bunyi lagi.
Terapi suara ini biasanya digunakan untuk burung yang macet bunyi, drop mental, atau habis mabung. Tapi bisa juga jadi bagian dari setelan harian buat menjaga kestabilan performa burung kesayangan. Dan kabar baiknya, ada beberapa jenis burung yang memang cepat banget nanggapi suara air ini.
Yuk, kita bahas satu per satu, burung apa aja yang paling responsif terhadap suara gemericik air. Siapa tahu, burungmu termasuk di antaranya!
1. Murai Batu
Dikenal sebagai burung fighter dengan mental kuat, murai batu ternyata cukup responsif terhadap suasana alami. Saat diperdengarkan suara gemericik air, murai batu bisa langsung ngeriwik dan bahkan ngeplong kalau mentalnya sudah pulih. Terapi ini cocok banget buat murai habis mabung atau stres.
2. Kacer
Si hitam putih yang satu ini juga nggak kalah responsif. Kacer punya karakter penasaran dan aktif. Suara air bisa memancing emosi tenang yang bikin dia nyaman untuk kembali bunyi. Kalau kacer kamu lagi galak atau drop, coba terapi air ini pagi hari setelah mandi.
3. Anis Merah
Burung ini punya karakter sensitif tapi juga romantis. Suara gemericik air bisa bikin anis merah rileks dan pelan-pelan ngeriwik. Kalau suasananya mendukung, anis merah bisa langsung teler sambil bunyi tipis-tipis. Sangat cocok untuk mempercepat recovery dari masa mabung.
4. Cucak Ijo
Cucak ijo suka suasana rindang dan alami. Makanya, suara air bisa memancing mood-nya untuk kembali ceria. Kadang, baru diputar lima menit aja, udah ada reaksi berupa suara isian atau ngerol panjang. Apalagi kalau kamu kombinasikan dengan suara burung hutan.
5. Pleci
Si kecil yang rame ini juga suka suasana air. Walaupun tubuhnya mungil, pleci punya karakter aktif yang suka tantangan. Suara gemericik bisa bikin pleci terpancing ikut “sahut-sahutan” meski dalam nada lirih. Terapi ini cocok buat pleci rumahan yang butuh mood booster.
6. Lovebird Konslet
Untuk lovebird tipe konslet atau ngekek panjang, suara gemericik bisa jadi alat bantu penenang. Memang nggak semua lovebird langsung bunyi, tapi suara air bisa bikin dia tenang, nggak galak, dan lebih nyaman ngekek di posisi diam.
7. Kenari
Meski bukan burung fighter, kenari bisa menikmati suara gemericik sebagai terapi relaksasi. Efeknya bukan langsung ngeplong, tapi bisa menjaga kestabilan suara dan menjaga mood agar tetap ceria. Cocok dipakai setelah sesi mandi pagi.
Selain burung-burung di atas, sebenarnya masih banyak jenis lain yang bisa terbantu dengan suara gemericik air. Tapi tingkat responnya tergantung dari karakter individu burung dan kondisi mental saat itu. Ada yang langsung bereaksi, ada juga yang butuh waktu beberapa hari.
Waktu terbaik untuk memutar suara gemericik adalah pagi sekitar jam 7–9 atau sore menjelang magrib. Volume jangan terlalu keras, cukup lembut dan menenangkan. Kalau burung menunjukkan tanda-tanda nyaman—seperti nyisir bulu, mengangguk pelan, atau ngeriwik—berarti terapinya berhasil.
Kalau kamu mau coba, cukup pakai speaker kecil atau bahkan rekaman dari HP. Bisa juga bikin air mancur mini di dekat sangkar, supaya burung merasakan langsung suasananya. Lebih alami, dan efeknya bisa lebih cepat terasa.
Terapi suara ini bisa dikombinasikan dengan rawatan lainnya seperti pakan bergizi, mandi rutin, dan penjemuran teratur. Semakin lengkap perawatannya, makin besar peluang burung untuk pulih dan kembali gacor.
Jadi, kalau burungmu lagi diem seribu bahasa, jangan buru-buru panik. Coba deh terapi gemericik air. Siapa tahu, itu yang selama ini dia butuhin buat tenang dan semangat bunyi lagi.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian