Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kucingmu Suka Berkelahi? Bisa Jadi Dia Termasuk Kucing Dominan, Ini Penjelasannya

Diana Yunita Sari • Senin, 23 Juni 2025 | 23:59 WIB
ilustrasi kucing dominan
ilustrasi kucing dominan

Dalam dunia hewan, seringkali kita mendengar istilah "Alpha" atau "dominan". Konsep ini juga berlaku termasuk di dunia kucing. Kucing Alpha adalah gagasan bahwa ada satu kucing dalam kelompok yang memegang kendali atau memiliki status sosial tertinggi. Akan tetapi, apakah konsep "alpha" pada kucing sama seperti pada anjing atau serigala? Mari kita bedah lebih dalam mengenai mitos, realitas, dan kebiasaan yang sering dikaitkan dengan kucing yang dianggap "alpha".

Mitos vs. Realitas: Apakah Kucing Alpha Benar Ada?

Jika anjing dan serigala memiliki struktur hierarki sosial seperti pemimpin kawanan, kucing domestik tidak memiliki status “Alpha” sebagai pemimpin kawanan, hal ini karena kucing adalah predator alami meskipun hidup berkelompok, di sana mereka tidak punya pemimpin. Interaksi mereka lebih didasarkan pada pembagian sumber daya, toleransi, dan pembentukan ilayah pribadi daripada dominasi status.

Akan tetapi, terkadang kita menemukan karakteristik kucing yang seolah mendominasi di lingkungan terutama kucing liar. Ada kucing yang memiliki sifat percaya diri dan sering menyerang kucing lain, ada juga kucing yang cenderung penakut dan menghindari perkelahian. Hal ini menunjukkan terdapat kucing dominan dibandingkan kucing lain, tapi dia bukan alpha yang dapat mengendalikan kelompok.

Kebiasaan Kucing Dominan

Selalu Menjadi yang Pertama Makan

Kucing "dominan" akan selalu menjadi yang pertama makan, minum, atau menggunakan litter box, dan mendapatkan tempat tidur favorit. Mereka mungkin menghalangi kucing lain untuk mendekati sumber daya tersebut, bukan dengan agresi fisik, tetapi dengan kehadiran atau postur tubuh.

Kontrol Wilayah

Kucing dominan akan lebih sering menandai wilayahnya (dengan menggosokkan pipi, buang air kecil, atau menggaruk) di area-area strategis rumah. Mereka mungkin juga lebih sering berpatroli di sekitar rumah. Untuk menandai area kepemilikan.

Postur Tubuh

Kucing ini cenderung memiliki postur tubuh yang tegak, ekor terangkat tinggi, dan tatapan mata yang percaya diri. Mereka mungkin tidak menghindar saat kucing lain mendekat dan justru terlihat mendominasi ruang.

Inisiasi Interaksi

Mereka sering kali yang memulai interaksi dengan kucing lain atau bahkan manusia di rumah. Ini bisa berupa ajakan bermain, dorongan untuk grooming, atau sekadar mendekat untuk mencari perhatian.

Agresi Terarah (Kadang-kadang)

Terkadang jika kucing dominan sedang stres, mereka akan menunjukkan perilaku penolakan seperti mendesis, menggeram, atau menyerang terhadap kucing lain yang dianggap melewati batas atau mengancam makanannya. Hal ini juga merupakan respon alami terhadap ancaman dan persaingan.

Tidak Mau Diganggu

Kucing yang lebih "dominan" tidak suka diganggu saat sedang tidur, makan, atau melakukan aktivitas lain. Mereka bisa menunjukkan ketidaksukaan dengan mendesis atau menggeram.

Editor : Jauhar Yohanis
#Dominan #Kucing Domestik #Tips memelihara kucing #hewan berkelompok #kucing #hewan peliharaan #sifat kucing