Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bukan Sekadar Cantik, Sri Lanka Blue Magpie, Burung Pintar yang Terancam Punah

Nakula Agi Sada • Rabu, 4 Juni 2025 | 06:40 WIB
Sri Langka Blue Magpie
Sri Langka Blue Magpie

Pernah dengar tentang burung yang warnanya biru terang, berkepala merah, dan punya gaya super kece? Kalau belum, kenalan dulu yuk sama Sri Lanka Blue Magpie, burung cantik dan langka yang cuma bisa ditemukan di satu tempat di dunia: Sri Lanka!

Burung ini bukan sembarang burung. Dia bagaikan selebriti di dunia unggas, dengan kombinasi warna yang super mencolok dan sikap yang nggak kalah unik. Cocok banget buat kamu yang suka keindahan alam atau tertarik sama dunia burung eksotis.

Nama ilmiahnya adalah Urocissa ornata, dan dia termasuk dalam keluarga gagak-gagakan alias Corvidae. Jadi, walaupun penampilannya manis dan cerah, otaknya nggak bisa diremehkan. Pintar banget, lho!

 Baca Juga: Burung Plate-billed Mountain Toucan, Si Paruh Bedar dari Pegunungan Andes yang Bikin Takjub!

Tubuhnya didominasi warna biru elektrik yang terang. Bagian kepala dan sayapnya berwarna cokelat kemerahan, sedangkan paruh, kaki, dan area sekitar matanya berwarna merah mencolok. Nggak heran banyak fotografer burung berebut mau abadikan si cantik ini.

Tapi jangan tertipu sama penampilannya yang elegan. Sri Lanka Blue Magpie ini terkenal cerewet! Suaranya nyaring, bahkan kadang terdengar seperti tawa atau siulan keras yang bisa bikin orang kaget kalau belum terbiasa.

Burung ini punya gaya hidup sosial yang tinggi. Mereka hidup dalam kelompok kecil dan saling bantu saat mencari makanan. Biasanya mereka berburu serangga, katak kecil, kadang juga makan buah. Serba bisa, deh.

Uniknya lagi, mereka juga bisa saling berbagi makanan antar anggota kelompok. Ini menunjukkan kalau mereka punya ikatan sosial yang kuat dan komunikasi yang kompleks. Nggak heran kalau dianggap burung yang cerdas!

Sri Lanka Blue Magpie tinggal di hutan-hutan pegunungan bagian selatan dan tengah Sri Lanka. Mereka senang berada di ketinggian sekitar 900 sampai 2.100 meter di atas permukaan laut, tempat yang masih sejuk dan penuh pepohonan rimbun.

Sayangnya, tempat tinggal mereka sekarang mulai terancam. Penebangan hutan dan perluasan lahan pertanian membuat habitatnya terus menyempit. Akibatnya, populasi mereka ikut menurun drastis.

Karena itu, burung cantik ini masuk dalam daftar spesies "Rentan" (Vulnerable) menurut IUCN. Artinya, mereka belum punah, tapi jumlahnya mulai mengkhawatirkan dan perlu perhatian serius.

Kabar baiknya, Sri Lanka sudah mulai melakukan upaya konservasi. Hutan hujan seperti Sinharaja Forest Reserve sekarang dilindungi ketat dan menjadi salah satu tempat utama perlindungan burung ini.

Banyak peneliti dan pecinta alam juga ikut turun tangan untuk menyelamatkan Sri Lanka Blue Magpie. Mulai dari edukasi masyarakat lokal, pengawasan kawasan lindung, sampai penelitian perilaku dan habitat mereka.

Menjaga burung ini bukan cuma soal melindungi satu spesies aja, tapi juga bagian dari menjaga keseimbangan ekosistem hutan tropis. Karena burung ini juga bantu sebar biji tumbuhan dan mengendalikan hama.

 Baca Juga: Mengenal Kolibri Wulung, Si Kecil Metalik yang Bikin Pecinta Burung Jatuh Hati

Buat kamu yang suka traveling ke Sri Lanka, bisa banget lho coba birdwatching di hutan-hutan pegunungan. Tapi ingat, cukup lihat dan abadikan lewat kamera ya, jangan ganggu habitat mereka.

Sri Lanka Blue Magpie bukan cuma indah dari segi penampilan, tapi juga punya banyak pelajaran tentang pentingnya kerja sama, kepedulian antar sesama, dan betapa pentingnya menjaga alam.

Jadi, mulai sekarang, yuk lebih peduli sama keberadaan burung-burung eksotis seperti ini. Kita bisa mulai dari hal kecil: nggak buang sampah sembarangan, dukung produk yang ramah lingkungan, dan sebarkan info positif tentang konservasi.

Karena siapa tahu, suatu hari nanti, anak cucu kita masih bisa melihat keindahan si biru eksotis ini—bukan cuma di foto, tapi langsung di alam liar yang lestari!

 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#hobi burung berkicau #hobi burung