JP Radar Kediri – Siapa sangka, halaman rumah bisa disulap jadi kebun anggur eksklusif berisi ratusan varietas buah anggur dari berbagai negara?
Itulah yang dilakukan Imam Rosyadi dan Nurnaningsih, pasangan suami istri asal Desa/Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri.
Hobi bercocok tanam sejak masa pandemi membuat keduanya fokus pada satu jenis buah anggur impor super premium.
“Awalnya kami menanam semua jenis bibit buah. Tapi setelah jatuh hati pada anggur, akhirnya fokus di situ,” ujar Nurnaningsih, yang juga marketing dari Sahabat Garden, saat ditemui Jawa Pos Radar Kediri.
Baca Juga: Rahasia Tanaman Pembawa Rezeki. Tak Butuh Sinar Terik, Bambu Hoki Tumbuh Subur Asal Dirawat Begini
Dari Anggur Lokal hingga Bareroot Impor Ukraina
Ketertarikan Nurnaningsih pada buah anggur membawanya menanam beberapa jenis anggur lokal seperti Caroline, Red Prince, Moscato, hingga anggur kuning khas Kediri. Namun, sejak 2017 ia mulai mencoba budidaya anggur impor dengan metode bareroot.
“Saya impor batang bareroot dari Ukraina, lalu disambung dengan akar anggur lokal supaya lebih tahan cuaca tropis,” jelasnya. Metode ini terbukti efektif karena akar lokal mampu beradaptasi lebih baik di iklim Indonesia.
Ratusan Jenis Anggur, dari yang Bundar Sampai Hitam Legam
Kini, kebun mini milik pasangan ini dihuni oleh ratusan jenis anggur dari luar negeri. Mulai dari Arcus, Black Finger, Black Panther, hingga Zolotuscha.
Ada yang berbiji, ada juga yang seedless alias tanpa biji. Bentuknya pun bervariasi, dari bulat hingga lonjong, dan warnanya tak kalah memikat. Hijau, ungu, hitam, bahkan kuning mirip pisang!
“Anggur impor kadar gulanya lebih tinggi dari lokal. Rasanya manis banget dan lebih segar,” kata Nurnaningsih.
Baca Juga: Resep Sukses Bisnis Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Nikmati Tanam Padi Dari Awal Sampai Akhir
Perawatan Tak Seribet yang Dibayangkan
Menurutnya, menanam anggur tidak terlalu sulit asalkan rajin menyiram dan memberi perawatan dasar. Namun, ada satu hal penting, yakni musim kemarau lebih ideal untuk menanam anggur dibanding musim hujan. Sebab, curah hujan tinggi bisa memicu serangan jamur.
“Kalau musim hujan, kita harus lebih ekstra menjaga kelembapan dan kebersihan tanaman,” imbuhnya.
Penasaran ingin coba tanam anggur sendiri di rumah? Siapa tahu, dari halaman rumah bisa lahir kebun anggur eksklusif seperti milik pasutri ini. Selain hobi tersalurkan, hasil panennya juga bisa dinikmati bareng keluarga!
Editor : Jauhar Yohanis