Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kepodang Merah, Burung Langka yang Penuh Warna dan Cerita

Nakula Agi Sada • Kamis, 15 Mei 2025 | 20:56 WIB
Kepodang Merah
Kepodang Merah

JP Radar Kediri- Kepodang Merah salah satu jenis burung dengan bulu indah. Namun tidak hanya indah, burung ini juga mempunyai merdu dan lantang. 

Selama ini yang dikenal hanya kepodang emas. Kombinasi warna bulunya kuning dan hitam. Kepodang merah atau Oriolus traillii mempunyai nama lain Maroon Oriole.

Bulu Kepodang Merah didominasi warna merah hitam dan maron gelap. 

Burung ini berasal dari keluarga Oriolidae, yaitu kelompok burung pengicau berwarna cerah yang tersebar di berbagai belahan Asia dan Australia.

Khusus untuk Kepodang Merah, habitat aslinya ada di daerah pegunungan yang sejuk dan rindang. Jadi, jarang ditemui di dataran rendah.

Secara geografis, Kepodang Merah bisa ditemukan di beberapa negara Asia seperti India bagian timur, Nepal, Bhutan, Myanmar, Thailand, Laos, Vietnam, dan kadang juga sampai ke wilayah Tiongkok bagian selatan.

Di Indonesia, burung ini belum ada catatan yang menemukan kepodang jenis ini.

Habitat dan Suara Kicau Kepodang Merah

Habitat favorit burung ini adalah hutan-hutan tropis dan subtropis yang lebat, terutama di daerah pegunungan dengan ketinggian antara 1.000 hingga 2.500 meter di atas permukaan laut.  

Kicauan Kepodang Merah sangat nyaring, merdu, dan punya irama yang khas. Cocok banget buat kamu yang hobi mendengarkan suara alam atau ingin menjadikan burung ini sebagai teman pagi yang menyenangkan.

Makanan dan Reproduksi Kepodang Merah

Dalam hal makanan, Kepodang Merah tergolong omnivora. Mereka doyan makan serangga kecil, ulat, buah-buahan, dan juga nektar. Makanan favoritnya biasanya bergantung pada musim dan ketersediaan di habitat mereka.

Menariknya lagi, burung ini dikenal sangat setia. Biasanya mereka hidup berpasangan dan jarang terlihat dalam kelompok besar. Hubungan pasangan kepodang bisa bertahan lama, bahkan sepanjang hidup. 

Waktu musim kawin tiba, pasangan Kepodang Merah akan bekerja sama membuat sarang yang rapi di antara ranting-ranting tinggi. Telurnya biasanya cuma 2–3 butir dan dierami dengan penuh kasih sayang oleh sang induk.

Anak burung yang menetas akan dirawat bersama-sama oleh induk jantan dan betina. Ini menunjukkan kalau Kepodang Merah bukan cuma cantik, tapi juga punya nilai keluarga yang kuat. 

Dalam budaya masyarakat Asia, burung-burung berwarna mencolok seperti Kepodang sering dianggap sebagai simbol keberuntungan dan kebahagiaan. Meski tidak sepopuler Kepodang Emas dalam mitologi Jawa, keberadaan Kepodang Merah tetap punya daya tarik tersendiri.

 

Jadi, kapan kamu mulai tertarik buat kenalan langsung sama si Kepodang Merah? Siapa tahu suatu hari kamu bisa ketemu dia saat jalan-jalan ke pegunungan.

Editor : Jauhar Yohanis
#pegunungan #hutan tropis #Merah #burung kepodang