JP Radar Kediri- Saat suhu udara meningkat tajam, tidak hanya manusia yang rentan mengalami gangguan kesehatan, hewan peliharaan seperti kucing dan anjing pun bisa terkena dampaknya. Salah satu kondisi yang paling berbahaya adalah heat stroke atau serangan panas.
Menurut dokter hewan di Klinik ASA, drh. Nadlarotunna’imma, heat stroke terjadi ketika suhu tubuh hewan meningkat drastis karena tidak mampu mengeluarkan panas tubuh secara optimal. "Kucing dan anjing memiliki sangat sedikit kelenjar keringat, yang hanya terdapat di telapak kaki dan sekitar hidung. Hal ini membuat mereka kesulitan mendinginkan tubuh secara efisien saat cuaca panas," jelasnya.
Suhu Tubuh Normal Kucing dan Batas Bahaya
Suhu tubuh normal kucing berada pada kisaran 37,5°C hingga 40,5°C. Jika melebihi angka tersebut akibat paparan suhu lingkungan yang tinggi, maka risiko heat exhaustion (kelelahan karena panas) akan meningkat dan bisa berlanjut menjadi heat stroke. Dalam kondisi parah, suhu tubuh hewan peliharaan bahkan dapat melonjak hingga lebih dari 42°C, yang bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani.
Baca Juga: Anjing Suka Kencing di Sembarang Tempat? Lakukan ini
Gejala Heat Stroke pada Hewan Peliharaan
Pemilik hewan harus waspada terhadap gejala awal heat stroke yang meliputi:
-
Detak jantung yang sangat cepat
-
Gangguan mobilitas (lemas, kesulitan berjalan)
-
Tampak bingung atau linglung
-
Mengeluarkan air liur berlebihan
-
Lidah dan gusi tampak kebiruan (tanda kekurangan oksigen)
-
Kehilangan keseimbangan saat berdiri
-
Suhu tubuh meningkat ekstrem
Langkah Pertama Saat Gejala Muncul
Jika gejala tersebut terlihat, segera lakukan pertolongan pertama dengan cara:
-
Pindahkan hewan ke tempat teduh atau ruangan ber-AC.
-
Kipas tubuhnya atau gunakan handuk basah untuk menurunkan suhu.
-
Basahi lidah dan kepala hewan, terutama di bagian dahi.
-
Berikan air minum secukupnya untuk menghindari dehidrasi.
-
Segera bawa ke dokter hewan jika kondisi tidak membaik dalam waktu singkat.
"Jangan tunggu gejala memburuk. Heat stroke bisa menyebabkan kematian dalam hitungan menit jika tidak segera ditangani," tegas drh. Nadlarotunna’imma.
Baca Juga: Kucing dan Anjing punya Cara Tersendiri dalam Memilih Makanan, Salah Satunya Perbedaan Mengecap Rasa
Kucing Obesitas Lebih Rentan
Perlu diketahui, kucing atau anjing yang mengalami kelebihan berat badan (obesitas) memiliki risiko lebih tinggi terkena heat stroke. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga berat badan ideal hewan peliharaan dan memastikan mereka tidak terpapar suhu lingkungan yang ekstrem.(ara)
Editor : Jauhar Yohanis