Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Apakah Kura-kura Ganti Cangkang Seperti Kepiting? Ini Faktanya

Nakula Agi Sada • Jumat, 18 April 2025 | 21:31 WIB

Cangkang kura-kura bisa dilepas?
Cangkang kura-kura bisa dilepas?
Cangkang kura-kura bisa dilepas?

Pernah nggak sih kamu mikir, kura-kura itu ganti cangkang kayak kepiting atau enggak? Soalnya, dari luar kelihatannya keras dan terpisah dari tubuh, jadi wajar banget kalau banyak yang ngira cangkang itu bisa copot. Tapi faktanya, cangkang kura-kura itu unik banget, dan jawabannya mungkin bakal bikin kamu tercengang.

Cangkang kura-kura nggak bisa dilepas atau diganti, ya. Berbeda banget sama kepiting yang rutin ganti kulit biar bisa tumbuh, kura-kura justru bawa "rumahnya" ini seumur hidup. Jadi, jangan pernah bayangin kura-kura keluar dari cangkangnya terus nyari yang baru kayak pindahan kos, karena itu mustahil.

Kenapa nggak bisa? Karena cangkang kura-kura nyatu langsung dengan tulangnya. Jadi, cangkangnya itu sebenarnya bagian dari tulang belakang dan rusuknya yang terbentuk jadi pelindung keras. Bisa dibilang, cangkang itu semacam armor yang tumbuh dari tulangnya sendiri. Keren, kan?

Baca Juga: Kucing Sphynk, Bukan Ras Kucing Dari Mesir. Lalu Dari Mana?

Cangkang kura-kura terbagi jadi dua bagian: karapas (bagian atas) dan plastron (bagian bawah). Di atasnya ada lapisan keras yang disebut scute, semacam sisik tebal dari bahan keratin, yaitu bahan yang sama kayak kuku manusia. Jadi walau keras, scute ini bisa mengelupas secara alami, terutama di kura-kura air.

Tapi jangan salah, proses "mengelupas" ini bukan berarti dia ganti cangkang, ya. Ini cuma lapisan luar scute yang rontok biar yang baru bisa tumbuh. Jadi, cangkangnya tetap sama—cuma permukaannya aja yang bisa sedikit berubah seiring waktu.

Cangkang kura-kura juga tumbuh bareng tubuhnya. Jadi kalau si kura-kura makin gede, ya cangkangnya juga ikutan membesar. Makanya, penting banget buat kura-kura punya nutrisi yang cukup biar pertumbuhannya lancar dan cangkangnya kuat. Kalau gizinya kurang, bisa-bisa cangkangnya jadi lembek atau bentuknya aneh.

Baca Juga: Anime Baru Ini Dikritik karena Scenenya Mirip PPT, Benarkah?

Selain buat pelindung, cangkang ini juga punya peran penting buat sistem tubuh kura-kura. Di dalamnya ada pembuluh darah, saraf, bahkan bagian dari organ tubuh. Jadi, kalau cangkangnya rusak parah, bisa bahaya banget buat hidupnya.

Makanya, jangan pernah coba-coba melepaskan cangkang kura-kura, karena itu sama aja kayak nyoba buka tulang dari tubuh—sakit dan bisa fatal. Kalau lihat kura-kura, lebih baik bantu rawat atau jaga kebersihan cangkangnya aja.

Jadi kesimpulannya, kura-kura nggak ganti cangkang, tapi cangkangnya bakal ikut tumbuh seiring pertambahan usia. Rumah kecilnya itu adalah bagian dari tubuhnya, bukan sekadar pelindung luar. Unik banget, ya? Kura-kura memang slow, tapi urusan desain tubuh, mereka luar biasa canggih!

Editor : Jauhar Yohanis
#Reptil Eksotis #Kura-Kura Bali #kepiting