Dari Mitos ke Bioskop, Kisah Mistis Boneka Uci Jalan Siliwangi Bandung

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 10:45 WIB
Film The Doll Ghawiah
Film The Doll Ghawiah

JP Radar Kediri – Kota Bandung terkenal dengan mitos “Boneka Uci di Jalan Siliwangi” diangkat ke bioskop lewat film terbaru garapan Guntur Soeharjanto berjudul “The Doll Ghawiah” yang dijadwalkan tayang di Indonesia pada 29 Oktober 2026.

Baca Juga: Tayang di Bioskop, Film Memburu Pemangsa: Teror Kekerasan Anak Dibongkar

Film ini tersedia di IMAX untuk memberikan pengalaman menonton dengan visual dan tata suara yang lebih intens. The Doll Ghawiah siap membuat para penonton mengalami teror yang nyata pada saat menonton film tersebut.

Didukung oleh jajaran pemain senior yaitu Titi Kamal, Darius Sinathrya dan artis-artis lainnya. Teror mistis yang tidak ada hentinya, membuat film tersebut semakin membikin penonton penasaran.

Baca Juga: Film Ibu Bagaimana Aku Tanpamu; Tayang Hari Ini di Layar Lebar, Intip Synopsisnya!

Sinopsis Teror Boneka Uci

Berpusat seorang anak yang meninggal dunia setelah kecelakaan tabrak lari di Jalan Siliwangi. Uci nama anak tersebut, diyakini bahwa ia masih mencari boneka kesayangannya yang disebut-sebut boneka Ghawiah (tersesat).

Tidak ada yang tahu akan ada kejadian serupa yang dialami seperti Uci, tapi takdir memihak anak itu. Nala mengalami kecelakaan yang sama di jalan itu, tapi anehnya ia seakan-akan dibawa pada pertemuan aneh di tengah hutan.

Baca Juga: Film Sengkolo Petaka Satu Suro, Undang Kutukan di Desa Sukowati

Boneka Ghawiah tersebut memiliki tatapan mata seolah menyimpan sesuatu yang mencekam.  Setelah bertemu dengan boneka dan anak misterius itu, Nala menghadapi berbagai teror dan kejadian yang tidak masuk akal.

Film yang disutradarai oleh Guntur Soeharjanto “The Doll Ghawiah” menjadi perkembangan bart dari “The Doll”, setelah tiga film pendahulunya dan satu “spin-off” berjudul “Sabrina” (2018) disutradarai oleh Rocky Soraya sejak 2016 hingga 2022.

 

Penulis: Faizah Dina Ula

Kampus: UIN Syekh Wasil Kediri 

Editor : Shinta Nurma Ababil
Sumber : Antara News
indonesia horor bandung film mitos