Film Sengkolo Petaka Satu Suro, Undang Kutukan di Desa Sukowati

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 14:18 WIB
Film Sengkolo: Petaka Satu Suro
Film Sengkolo: Petaka Satu Suro

JP Radar Kediri – Desa Sukowati yang terkenal damai tiba-tiba terkena kutukan yang mencekam, sehingga banyak kejadian aneh. Teror ini sudah tidak waras, satu per satu ibu hamil kehilangan nyawa, yang lebih mengenaskan adalah perut berisikan bayi itu seperti diambil paksa oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga: Catat! Tanggal Tayang Bisikan Desa Gringsing: Horor Baru dari Desa Terkutuk Mulai 24 September

Sinopsis Film Sengkolo Petaka Satu Suro

Rahayu seorang bidan yang sedang hamil anak kedua, ia mempunyai keluarga yang sangat harmonis. Berbeda dengan sahabatnya Marni, ia malah menemui suaminya di warung bersama Perempuan lain dan tiada hari tanpa bertengkar, hanya karena Marni belum memberikan keturunan.

Hingga suatu hari Rahayu mendapatkan kabar bahwa suami serta anak pertamanya meninggal karena badai di laut. Hal itu memicu sakit tidak berdara, Rahayu hanya bisa mengikhlaskan kedua orang yang dia cintai.

Baca Juga: Sinopsis Resident Evil 2026, Film Horor Legendaris yang Tayang di Bioskop Hari Ini 16 September

Meskipun begitu Rahayu tidak lupa dengan tugasnya sebagai seorang bidan, ia mendapat panggilan darurat dari seorang warga yang melaporkan adanya seorang ibu hamil yang membutuhkan penanganan persalinan.

Tanpa membuang waktu, Rahayu bergegas berangkat bersama sahabatnya, Marni. Ditengah perjalanan hujan turun seketika, membuat jalanan sekitar menjadi basah dan licin. Hal itu membuat roda sepeda motor Marni tergelincir dan membuat Rahayu terjatuh dengan posisi tengkurap.

Kejadian itu membuat air ketuban Rahayu Pecah, sehingga ia melakukan persalinan di detik itu juga bersamaan air hujan yang tetap turun begitu deras. Marni membantu persalinan tersebut, takdir berkata lain, anak tersebut meninggal dunia.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Film Horor dan Thriller yang Sedang Trending di Netflix, Cocok Untuk Uji Nyali Akhir Pekan!

Perasaan sedih menyelimuti Rahayu, ia ingin anaknya Kembali hidup seperti bayi-bayi yang lain. Marni memberikan saran untuk ke salah satu dukun yang dulunya pernah mengobati suaminya sakit.

Tanpa pikir Panjang, kedua orang itu menghampiri dukun tersebut ke rumahnya. Dukun itu akhirnya melakukan ritual Lintu Jiwo, dengan syarat disaat anak itu menginjak usia 7 tahun, Rahayu harus menyiapkan sesajen setiap malam jumat hingga berakhir di malam satu suro.

 

Penulis: Faizah Dina Ula

Kampus: UIN Syekh Wasil Kediri 

 

Editor : Shinta Nurma Ababil
ritual terlarang lintu jiwo horor teror mistis