JP Radar Kediri – Sarwendah mengutarakan adanya dugaan perselingkuhan yang dilakukan Ruben Onsu saat keduanya masih menjalin suami istri.
Pengakuan mengejudkan itu ia sampaikan melalui akun Instagram pribadinya, @sarwendah29.
Sarwendah mengutarakannya setelah ramai perbincangan di media sosial terkait pernyataannya mengenai urusan kasur di apartemen.
Baca Juga: Polemik Kartu Kredit dan Nafkah Anak Ruben Onsu dan Sarwendah, Makin Memanas?
Dalam unggahan tersebut, Sarwendah mengaku mengetahui perselingkuhan Ruben pada 2017. Meski demikian, saat itu ia memilih memaafkan suaminya karena percaya Ruben benar-benar ingin berubah.
"2017, saya mengetahui adanya perselingkuhan. Saat itu beliau mengakui kesalahannya, meminta maaf, dan berjanji untuk berubah,” tulis Sarwendah.
Namun, menurut Sarwendah, kepercayaan yang telah diberikan kembali hancur karena dugaan perselingkuhan berikutnya.
"Namun kepercayaan itu kembali runtuh oleh perselingkuhan beliau yang berikutnya. Saat kondisi keuangan keluarga sedang sulit. Namun saya mengetahui ada pengeluaran dalam jumlah besar untuk selingkuhannya itu,” lanjutnya.
Baca Juga: Hubungan dengan Anak Renggang, Ruben Onsu Beberkan Penyebab Anaknya Tidak Suka Kepada Dirinya
Sarwendah mengungkapkan, pengalaman tersebut menjadi salah satu masa paling berat dalam hidupnya. Ia juga menyebut sejak peristiwa itu Ruben meninggalkan rumah dan tidak pernah kembali.
"Saat itu, saya melihat keluarga yang saya perjuangkan hancur di depan mata saya, dan saya tidak bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatkannya. Karena sejak kejadian itu, beliau meninggalkan rumah dan tidak pernah kembali. Saya buka momen ini setelah 11 tahun saya memendam semuanya sendirian. Saya akhirnya tidak sanggup lagi,” ungkap Sarwendah.
Pada akhir pernyataannya, Sarwendah juga menyampaikan permintaan maaf karena selama ini ada ucapannya di ruang publik yang kurang tepat. Ia mengaku terus berusaha memperbaiki diri sebagai seorang ibu.
"Saya sadar banyak ucapan saya yang kurang tepat di ruang publik. Saya minta maaf. Saya merasa usaha saya belum cukup sebagai seorang ibu. Saya berusaha menjaga mental saya, menjaga anak-anak, dan menahan banyak luka dari pernikahan saya yang dahulu agar keadaan tidak semakin buruk. Karena jujur, hari ini saya lelah,” pungkasnya.
Editor : Shinta Nurma Ababil