JP Radar Kediri – Presenter senior Ruben Onsu akhirnya angkat bicara mengenai kerenggangan hubungan dirinya dengan anak-anaknya di tengah proses hukum yang masih berjalan.
Artis berusia 42 tahun ini menduga buah hatinya mulai menjaga jarak karena mendapatkan informasi yang keliru dan hanya berasal dari satu pihak saja.
Pernyataan tersebut disampaikan Ruben melalui unggahan terbuka di media sosial pribadinya, sebagai respons atas pernyataan pihak pengacara mantan istrinya, Sarwendah.
Dalam curhatannya, Ruben mengaku dapat memahami jika anak-anaknya menunjukkan reaksi yang kurang menyenangkan terhadap dirinya saat ini. Menurutnya, anak-anak sangat rentan membentuk penilaian berdasarkan cerita atau informasi yang mereka konsumsi setiap hari.
Baca Juga: Heboh Kabar Ruben Onsu Utang Bank Rp10 Miliar untuk Renovasi Rumah Demi Turuti Keinginan Sarwendah
"Wajar apabila pada akhirnya reaksi anak saya bisa seperti yang Bapak sampaikan. Karena apa yang mereka ketahui setiap harinya mungkin hanya berasal dari satu sisi," ujar Ruben Onsu dalam keterangannya, dikutip Selasa (28/7).
Ruben menambahkan, pola pikir dan cara pandang anak sangat bergantung pada asupan informasi yang diterima di lingkungan sekitar mereka.
"Jika informasi yang diberikan adalah hal-hal baik, maka yang tertanam juga akan baik. Namun jika yang diterima adalah informasi yang kurang baik, tentu akan memengaruhi pandangan mereka juga. Sampai di sini saya harap Bapak bisa memahami maksud saya," imbuhnya.
Minta Posisi Sebagai Ayah Dipahami
Di tengah konflik keluarga yang sorotannya tak pernah surut dari publik, Ruben mengaku merasa sedih melihat bagaimana dirinya kini dipandang kurang baik oleh anak kandungnya sendiri. Ia lantas meminta agar publik serta pihak terkait dapat melihat persoalan ini secara bijak dari kacamata seorang ayah.
“Mohon dilihat kembali bagaimana posisi saya sebagai seorang ayah di mata anak saya saat ini,” pintanya penuh harap.
Pria yang belum lama ini memutuskan menjadi mualaf tersebut juga menegaskan bahwa klarifikasi yang ia sampaikan ke ruang publik sama sekali tidak bertujuan untuk menyerang atau memojokkan Sarwendah. Langkah itu diambil semata-mata untuk meluruskan narasi yang dinilainya sudah melenceng dari fakta sebenarnya.
“Apa yang saya lakukan bukanlah untuk memojokkan, melainkan untuk menjelaskan dan meluruskan keadaan,” tegas Ruben.
Baca Juga: Sarwendah Dikabarkan Angkat Kaki dari Rumah Ruben Onsu, Penyebabnya Berkaitan dengan Cicilan?
Alasan Tempuh Jalur Hukum
Selain masalah kedekatan emosional dengan sang buah hati, Ruben Onsu turut membeberkan alasan mendasar di balik keputusannya membawa persoalan hak asuh anak ke ranah hukum. Keputusan tersebut terpaksa diambil setelah kesepakatan damai yang telah dibuat sebelumnya menemui jalan buntu.
"Bapak juga perlu memahami mengapa saya akhirnya terpaksa menempuh jalur pengadilan. Hal tersebut terjadi karena kesepakatan waktu yang sudah ditentukan tidak berjalan sesuai harapan, serta komunikasi yang menurut saya tidak berjalan dengan baik," paparnya.
Kendati pihak sebelah mengeklaim tidak pernah menghalangi perjumpaan, Ruben menyebut realitas di lapangan tidak sejalan dengan apa yang disampaikan. Kendala komunikasi yang alot membuatnya harus mengambil langkah tegas secara hukum.
"Memang dikatakan tidak menghalangi, tetapi apa yang saya alami dalam proses komunikasi berbeda dengan kenyataan yang terjadi. Mohon dipahami," ucapnya.
Menutup pernyataannya, Ruben Onsu menyampaikan permohonan maaf terbuka apabila ada tutur kata atau kalimat yang kurang berkenan di hati masyarakat maupun pihak-pihak terkait. Ia berharap seluruh kemelut ini segera menemukan titik terang demi kebaikan psikologis anak-anak.
"Mohon maaf apabila ada kata-kata saya yang kurang berkenan dalam tulisan ini," tutup Ruben.
Editor : Shinta Nurma Ababil