Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ini Alasan Google Rayakan Hari Musik Dunia 2026 dengan Doodle Dangdut

Himalaya Azzahra • Senin, 22 Juni 2026 | 14:57 WIB
Dalam rangka Hari Musik Sedunia, Google menampilkan Doodle khusus bernuansa dangdut pada mesin pencarinya.
Dalam rangka Hari Musik Sedunia, Google menampilkan Doodle khusus bernuansa dangdut pada mesin pencarinya.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Google Indonesia menghadirkan Doodle khusus bertema musik dangdut di halaman utama mesin pencarian mereka dalam rangka memperingati Hari Musik Dunia yang jatuh pada 21 Juni 2026.

Karya ilustrasi tersebut dibuat oleh Ardhira Putra, desainer Indonesia yang telah dikenal melalui berbagai proyek berskala internasional. Melalui desainnya, Ardhira menggambarkan suasana panggung dangdut yang meriah, penuh semangat, dan mencerminkan kebersamaan.

Menurut Ardhira, Doodle tersebut dibuat sebagai bentuk apresiasi terhadap identitas musik nasional. Ia menilai dangdut sebagai genre yang mampu menyatukan berbagai kalangan masyarakat dalam satu ruang yang sama untuk berbagi kebahagiaan dan merayakan kekayaan budaya Indonesia.

Baca Juga: BRI Jazz Gunung Series 2026 Kembali Digelar, Perayaan Harmoni Musik, Alam, dan Budaya dalam Satu Pertunjukan

Sementara itu, Country Marketing Manager Google Indonesia, Muriel Makarim, mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap musik dangdut di ranah digital terus menunjukkan tren positif sepanjang tahun ini.

Data Google Search mencatat peningkatan pencarian sejumlah istilah terkait dangdut. Pencarian kata kunci “Popdut” meningkat sekitar 30 persen, sedangkan “Disco Dangdut” naik 20 persen. Ketertarikan terhadap hiburan bernuansa dangdut juga terlihat dari lonjakan pencarian “Dangdut Cafe” sebesar 90 persen dan “Konser Dangdut” yang tumbuh 30 persen.

Tak hanya itu, masyarakat juga semakin banyak mencari informasi mengenai ikon dan budaya dangdut. Pencarian terkait “penyanyi Goyang Dombret” maupun lirik lagu Inul Daratista tercatat meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan sebelumnya.

Melalui Doodle spesial ini, Google turut memperkenalkan sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan yang dapat membantu pengguna mengeksplorasi musik lokal secara lebih mudah. Salah satunya adalah Hum to Search, fitur yang memungkinkan pengguna menemukan lagu hanya dengan menyenandungkan melodi tertentu. Selain itu, tersedia pula fitur lirik beserta terjemahannya untuk membantu memahami makna lagu-lagu daerah.

Google juga menghadirkan Knowledge Panels yang menyajikan informasi mengenai tokoh-tokoh musik legendaris serta fitur Key Moments pada video yang memudahkan pengguna menemukan bagian penting dari konser maupun tutorial musik.

Baca Juga: 10 Lagu Terbaik Ozzy Osbourne dan Black Sabbath yang Menjadi Warisan Abadi Musik Metal

Penyanyi dangdut Inul Daratista menilai perkembangan industri dangdut saat ini jauh lebih cepat dibandingkan ketika ia memulai karier. Menurutnya, kemajuan teknologi digital dan kehadiran media sosial membuka peluang yang lebih luas bagi para talenta baru untuk menunjukkan kreativitas serta karakter mereka kepada publik.

Inul mengatakan bahwa media sosial kini menjadi sarana efektif bagi para musisi untuk menampilkan keunikan dan kemampuan mereka tanpa harus melalui proses yang panjang seperti pada masa lalu.

Pedangdut yang populer lewat lagu “Goyang Dombret” itu juga melihat semakin banyak penyanyi dari berbagai genre yang mulai membawakan lagu dangdut dengan sentuhan aransemen baru. Ia menilai fenomena tersebut sebagai bukti bahwa dangdut terus berkembang dan semakin diterima oleh masyarakat luas.

Editor : Mahfud
#hari musik dunia #dangdut #google #inul daratista #2026