Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Efek Film Salmokji: Whispering Water, Waduk Salmokji Ramai Diserbu Wisata Uji Nyali

Khansa Dhiya Ramadhania • Kamis, 16 April 2026 | 18:36 WIB
Film Salmokji: Whispering Water (Youtube @cinema21)
Film Salmokji: Whispering Water (Youtube @cinema21)

JP Radar Kediri – Industri perfilman Korea Selatan kembali mengguncang lewat film horor okult berjudul Salmokji: Whispering Water.

Kali ini, Salmokji tidak hanya sukses mendominasi box office dalam sepekan penayangannya, tetapi juga memicu fenomena sosial yang tidak terduga.

Waduk Salmokji yang menjadi latar utama film tersebut kini mendadak jadi destinasi "uji nyali" yang diserbu ribuan orang.

Film yang dibintangi oleh aktris berbakat Kim Hye-yoon dan aktor Lee Jong-won ini berhasil meraih posisi puncak box office Korea Selatan hanya dalam waktu tujuh hari.

Mengusung tema horor psikologis dan misteri lingkungan, film ini menceritakan tentang teror yang muncul dari balik kabut Waduk Salmokji.

Baca Juga: Sinopsis The King’s Warden, Film Park Jihoon yang Tembus 15 Juta Penonton Tayang di CGV Kediri

Chemistry apik antara Kim Hye-yoon dan Lee Jong-won disebut-sebut menjadi motor utama keberhasilan film ini.

Penonton tidak hanya disuguhi jumpscare, tetapi juga narasi kuat mengenai trauma dan legenda urban yang menyelimuti perairan tenang namun mematikan tersebut.

Dampak film ini meluber hingga ke dunia nyata. Waduk Salmokji yang terletak di wilayah Yesan, Provinsi Chungcheong Selatan, kini tak pernah sepi.

Padahal, sebelumnya waduk ini hanya dikenal sebagai lokasi memancing yang tenang oleh warga lokal.

Berdasarkan laporan di lapangan, ratusan mobil dilaporkan memadati akses jalan menuju waduk setiap harinya, terutama pada pukul 03.00 dini hari.

Baca Juga: Perfect Crown Tayang Perdana, IU dan Byeon Woo-seok Bikin Heboh dengan Rating 7,8 Persen!

Para pengunjung penasaran ingin merasakan langsung atmosfer mencekam yang digambarkan dalam film, terutama saat kabut tebal mulai menutupi permukaan air.

Fenomena ini cukup mengejutkan. Banyak anak muda yang datang hanya untuk melihat apakah benar ada suara 'bisikan' seperti di film.

Ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh sinematografi Whispering Water dalam membangun persepsi publik.

Meski membawa dampak popularitas bagi wilayah Yesan, membludaknya pengunjung juga menimbulkan keluhan.

Jalanan desa yang sempit tidak dirancang untuk menampung volume kendaraan sebanyak itu.

Kebisingan di jam-jam keramat juga mulai mengganggu ketenangan warga yang mayoritas adalah petani.

Baca Juga: Siap-Siap Merinding! Insidious: Out of the Further Tayang Agustus 2026, Trailer Resmi Segera Rilis

Pemerintah daerah setempat kini mulai memperketat pengawasan di area waduk untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Mengingat kondisi geografis waduk yang cukup curam dan berbahaya saat jarak pandang terbatas akibat kabut.

Kesuksesan Whispering Water dan viralnya Waduk Salmokji membuktikan bahwa tren horor Korea kini bergeser ke arah yang lebih realis dan menyatu dengan legenda lokal.

Kabar baiknya, bagi penonton di Tanah Air, film Salmokji: Whispering Water juga direncanakan akan segera tayang di jaringan bioskop CGV Cinemas Indonesia.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#Salmokji: Whispering Water #Film Horor Korea #Waduk Salmokji #Lee Jong Won #Kim Hye Yoon