Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mobile Legend: Dominasi Filipina Berlanjut, Indonesia Masih Menunggu Trofi

Internship Radar Kediri • Rabu, 28 Januari 2026 | 06:54 WIB
Mobile Legend: Kemenangan Aurora PH Di M7
Mobile Legend: Kemenangan Aurora PH Di M7

JP Radar Kediri-  Pada 25 Januari 2026, Aurora Gaming PH berhasil memenangkan gelar M-Series yang dipertandingkan di Jakarta, Indonesia. Hasil akhir menunjukkan skor 4-0, kemenangan atas Alter Ego.

'Lagi-lagi PH' menjadi kalimat yang belum terpecahkan. Merujuk dominasi wilayah Filipina yang belum pernah kalah dalam kejuaraan M-Series. Karena hanya M1 yang dimenangkan tim luar PH, yakni Evos Legend asal Indonesia. Sedangkan M2 hingga yang terbaru M7 dimenangkan oleh tim asal Filipina.

Fans Evos atau yang disebut Fams, menjadi sedih setelah melihat hasil Grand Final M7 karena juara 'Lagi-lagi PH'. Tapi hal itu juga bisa jadi senjata untuk pamer ke tim Indonesia lain bahwa hastag #cumaevos menjadi bukti satu-satu nya tim luar PH yang berhasil mendapatkan piala M-Series.

Baca Juga: SpongeBob: Kartun 'Abadi' yang Melampaui Zaman, Ternyata Begini Cara Nickelodeon Menjaga Popularitasnya!

Perjalanan Alter Ego

Tim asal Indonesia yang sempat diragukan ternyata membuktikan yang sebalik nya. AE memecahkan prediksi semua orang kalau mereka kira tim ini hanya akan bertahan sebelum babak Knockout. AE membuktikan kalau mereka layak berada di papan atas, terbukti mereka berhasil berdiri di Grand Final.

Mereka juga berhasil mengalahkan TLPH (Team Liquid PH) dan SRG (Selangor Red Giant) yang merupakan Raja Terakhir (sebutan para fans ke TLPH) dan tim papan atas. Yang paling mengejutkan adalah mereka mengalahkan 2 tim itu dalam sehari.  Banyak yang mengira setelah mengalahkan TLPH, AE akan tumbang karena kelelahan. Namun mereka justru kembali mengejutkan dengan menaklukkan SRG di hari yang sama.

Tim yang tidak pernah mendapatkan piala MPL ini berhasil mengejutkan banyak orang. Meski di Grand Final mereka kalah telak, tapi mereka pantas dengan julukan Kuda Hitam. Nice Try buat Alter Ego.

Baca Juga: Sinopsis Papa Zola The Movie yang Akan Tayang di Bioskop Indonesia, Tayang 23 Januari 2026

Drama Onic

Tim yang digadang-gadang bakal menjuarai M7 ternyata pulang di peringkat 7/8. Dengan adanya Skylar yang masuk ke Onic, banyak yang berharap tim ini akan menang. Namun tim All Star ini masih belum berhasil menjuarai M7, bahkan hanya sekedar berdiri di Grand Final. Salah satu fakta pahit yang harus diterima banyak orang.

Jika AE menghadirkan kejutan yang mematahkan semua prediksi, Onic malah menjadi pusat drama. Kini Onic dan fansnya yang disebut Sonic sedang 'Digoreng' oleh fans tim lain hingga Content Creator.

Melalui konten yang sempat beredar, Oheb yang merupakan pemain TLPH juga ikut menggoreng. Oheb menyebut suara sampah yang mendarat adalah Onic. Konten ini sempat memicu kemarahan Sonic karena ejekan mereka yang dianggap berlebihan. Pada akhir nya konten tersebut ditarik dan melalui story Instagram liquid.dansan  telah memberikan klarifikasi kalau Oheb hanya disuruh mengikuti Arahan dan konten ini bukan ide Tim Liquid, jadi ini semua bukan murni Oheb yang ngatain Onic adalah sampah.

Baca Juga: Rekomendasi Lagu yang Cocok Banget Untuk Hilangkan Capek Pulang Kerja, Mulai Genre Pop Hingga Indie

Tidak sampai situ, banyak fans tim lain terutama fans RRQ menyebut Sonic dan player Onic itu 'Playing Victim'. Mereka mengatakan itu karena ketika timnya gagal memenangkan Turnamen M-Series, pasti akan dihujat. Tetapi ketika tim Onic yang gagal, mereka meminta Respect. 'Standar Ganda' menjadi kata yang sering keluar saat ini.

Drama ini semakin panas ketika salah satu caster Indonesia Pak Pulung, mengeluarkan statment nya. 'Silahkan kalian ngesupport, dukung tim lain. Tapi sebisa mungkin, ayo jangan saling menjatuhkan. Terkhusus Onic nih, disaat mereka kalah dihujat-hujat. Giliran kemarin Onic menang wah settingan nih' Ucap Pak Pulung ketika sedang nge caster.

Fans RRQ atau yang disebut Kingdom merasa ini standar ganda karena tidak ada yang membela tim mereka selama ini ketika di hujat. Selain itu masih banyak lagi drama dari tim Onic.

Baca Juga: Theotown, Game Simulasi yang Tiba-Tiba Naik Daun di Kalangan Komunitas Gamer Lokal

Menuju M8

M8 akan dilaksanakan di Thailand dan di Turki. Melalui postingan Instagram mpli.id.official, menginfokan Wild Card Stage yang dilaksanakan di Thailand kemudian Swiss Stage hingga Grand Final yang dilaksanakan di Turki. Ini menjadi pertama kali nya M-Series digelar diluar Asia.

Apakah M8 nanti Indonesia bisa juara lagi? Sebagian fans Indo sudah skeptis bahwa Indo akan menang, karena pada akhir nya yang juara selalu tim dari Philippines atau kalimat yang sering diebutkan 'Lagi-lagi PH'. Tapi masih ada fans yang yakin kalau tim kesayangannya akan merebut piala itu.

M8 akan menjadi panggung pembuktian. Apakah Indonesia bisa kembali mencetak sejarah, atau dominasi 'Lagi-lagi PH' terus berlanjut?

Penulis adalah Muhammad Iqbal Rasyid, mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#alter ego #M7 Championship #Aurora Gaming PH #onic esport #mobile legend