JP Radar Kediri - Jumlah penonton film komedi "Agak Laen: Menyala Pantiku!" jadi pencarian masyarakat tanah air saat ini.
Bagaimana tidak, film yang dibintangi Bene Dion Rajagukguk, Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga itu dibanjiri penonton sejak hari pertamanya tayang.
Bahkan perolehan penontonnya tercatat melampaui film horor Hollywood "The Conjuring: Last Rites" di bioskop Indonesia, Jumat.
Di hari ke-11 penayangan, film Agak Laen 2 mencatatkan 5 juta penayangan.
Pencapaian ini menempatkan sekuel film "Agak Laen" (2024) itu dalam jajaran film terlaris nomor tiga yang dirilis pada 2025 oleh laman Cinepoint.
Film yang kembali dibintangi oleh kuartet anggota siniar "Agak Laen" itu mencatatkan 3.540.633 penonton.
"Agak Laen 2" disutradarai oleh komedian Muhadkly Acho, yang juga bertindak sebagai penulis skenario. Produksi film itu dipegang oleh rumah produksi Imajinari, dengan komedian Ernest Prakasa dan rekan pebisnisnya Dipa Andika sebagai produser.
Film "Agak Laen 2" masih menambah jumlah penonton hariannya dan berpotensi mendekati rekor jumlah penonton film Indonesia, yang juga dicatatkan oleh film animasi garapan Ryan Adriandhy, "Jumbo".
Film "Jumbo" yang diproduksi Visinema mencatatkan sejumlah 10.233.002 penonton dan 102.374 waktu tayang, menempati peringkat pertama film terlaris di bioskop Indonesia pada periode 1 Januari hingga Desember 2025 versi Cinepoint.
Sedangkan pada peringkat kedua ditempati oleh film horor yang disutradarai Awi Suryadi, diproduksi MD Pictures dengan judul "Pabrik Gula", mencatatkan 4.726.760 penonton dan 8.412 waktu tayang.
Rekor film Pabrik Gula, yaitu berhasil mencatatkan satu juta penonton pada hari keempat tayang, telah dilewati "Agak Laen: Menyala Pantiku!" dengan mencatatkan satu juta penonton pada hari ketiga penayangan di bioskop.
Film "The Conjuring: Last Rites" disutradarai oleh Michael Chaves dan diproduksi oleh James Wan dan Peter Safran mulai ditayangkan perdana di bioskop pada 3 September.
Film horor itu sanggup memperoleh sekitar 3,4 juta penonton dan 77.629 waktu tayang di Indonesia, menempati film keempat terlaris 2025, versi Cinepoint.
Film "Agak Laen: Menyala Pantiku!" tercatat memiliki 46.173 waktu tayang sejak ditayangkan perdana di bioskop Indonesia pada 27 November.
Data penonton minggu pertama memberi gambaran perbandingan jumlah penonton Agak Laen 2 vs Jumbo menunjukkan selisih besar sejak hari pembukaan.
Film garapan Muhadkly Acho mengalami lonjakan yang cukup signifikan.
Hari pertama penayangan langsung memunculkan jarak mencolok. Jumbo meraih 60.458 penonton saat debut, sementara Agak Laen 2 melesat tinggi dengan 272.846 penonton hanya dalam sehari.
Besarnya antusiasme tersebut tidak lepas dari kesuksesan film pertamanya yang sudah menembus sembilan juta penonton.
Reputasi itu membuat publik kembali memadati bioskop pada perilisan sekuelnya.
Sedangkan Jumbo menutup tujuh hari penayangan dengan 1 juta penonton. Performa ini solid, namun masih jauh dari Agak Laen 2 yang melesat hingga 2.770.410 penonton dalam periode yang sama.
Selisih hampir dua juta penonton tersebut membuat posisi Agak Laen 2 semakin kokoh di puncak persaingan minggu pertama.
Jika tren ini terjaga, jalurnya menuju daftar film terlaris sepanjang masa semakin terbuka.
Peluang Menyalip Rekor Sepanjang Masa
Dengan rekor tertinggi Indonesia saat ini berada di angka 10,23 juta penonton yang dicetak Jumbo, perjalanan Agak Laen 2 jelas masih panjang. Namun laju yang begitu cepat memberi harapan besar bagi para penggemarnya.
Jika penurunan angka penonton pekan ke pekan tidak terlalu tajam, film ini berpotensi menyusul sederet film papan atas lain seperti KKN di Desa Penari dan Agak Laen pertama, bahkan menantang posisi Jumbo di puncak.
Editor : Shinta Nurma Ababil