JP Radar Kediri - Dua manga populer yang sama-sama mengusung kekacauan supernatural dan karakter antihero, Dandadan dan Chainsaw Man, sempat menimbulkan sebuah pertanyaan apakah keduanya berada di semesta yang sama?
Meskipun ditulis oleh mangaka yang berbeda, Chainsaw Man oleh Tatsuki Fujimoto dan Dandadan oleh Yukinobu Tatsu, keduanya ternyata punya benang merah yang bikin fans berspekulasi.
Baca Juga: 12 Anime Summer 2025 yang Paling Ditunggu! Ada Kaijuu 8 S2, Dandadan S2 hingga Gachiakuta
Apalagi, Tatsu diketahui pernah menjadi asisten Fujimoto saat masih mengerjakan karya-karyanya seperti Fire Punch dan Look Back.
Teori mengenai keterhubungan semesta ini bisa jadi benar. Ada sejumlah petunjuk menarik yang membuat para fans meyakini bahwa Dandadan dan Chainsaw Man mungkin saling beririsan, entah dalam referensi dunia, tone, hingga keberadaan entitas supernatural.
Baca Juga: 7 Perbedaan Manga dan Film Dandadan: Evil Eye, Apa Saja?
Berikut lima petunjuk yang bisa jadi semakin memperkuat teori tersebut!
-
Cerita yang Sama Absurdnya
Satu hal yang paling menonjol dari kedua manga ini adalah atmosfer ceritanya. Baik Dandadan maupun Chainsaw Man menghadirkan dunia yang absurd, penuh kekacauan, dan berdarah-darah, namun tetap dibungkus dalam narasi yang unik dan menyegarkan.
Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Nonton Dandadan: Evil Eye, Jangan Sampai Ketinggalan!
Pada Chainsaw Man, kita melihat dunia di mana iblis bisa muncul dari ketakutan manusia, menghasilkan cerita yang penuh teror, humor gelap, dan plot twist yang tidak bisa ditebak. Sementara Dandadan menawarkan dunia di mana alien dan hantu bisa eksis bersamaan, dengan pertarungan tak kalah brutal dan visual yang penuh energi.
Meski temanya berbeda (iblis vs alien/hantu), gaya penceritaan yang mengaburkan batas antara serius dan konyol membuat kedua dunia ini terasa sefrekuensi.
-
Referensi Pop Kultur dan Gaya Visual yang Mirip
Baik Fujimoto maupun Tatsu dikenal sering menyelipkan referensi pop culture Barat maupun Jepang ke dalam karya mereka. Ini bisa dilihat dari banyaknya adegan dan desain karakter yang seolah terinspirasi dari film horor, aksi, bahkan anime lawas.
Baca Juga: Dandadan Season 2 Akan Tayang Bulan Apa? Dimulai dari Arc Apa?
Di Chainsaw Man, misalnya, ada referensi kuat ke film seperti Texas Chainsaw Massacre, Devilman, hingga The Evil Dead. Sedangkan Dandadan sering menyuguhkan adegan pertarungan yang mengingatkan pada anime klasik dan tokusatsu, bahkan memunculkan karakter alien yang terasa seperti lelucon dari Men in Black atau Dragon Ball.
Gaya visual kedua mangaka juga memiliki kesamaan seperti ekspresi karakter yang ekstrem, panel pertarungan yang dinamis, dan sense of chaos yang khas. Jika dilihat sekilas, beberapa panel Dandadan bisa dengan mudah disangka karya Fujimoto.
-
Karakter dengan Kekuatan yang Tidak Realistis
Salah satu elemen utama dari Chainsaw Man adalah kemampuan para karakter untuk berubah menjadi iblis atau memanipulasi kekuatan supernatural secara brutal dan tak masuk akal. Denji bisa berubah menjadi Chainsaw Man hanya karena kontraknya dengan iblis peliharaan, Pochita.
Baca Juga: Fakta Mengejutkan Tentang Studio Anime MAPPA yang Jarang Diketahui
Di sisi lain, karakter utama Dandadan seperti Okarun dan Momo juga mendapatkan kekuatan supranatural dengan cara yang tidak biasa. Okarun dirasuki alien dan bisa berubah menjadi makhluk berkecepatan tinggi, sementara Momo mendapatkan kekuatan spiritual yang bisa menumbangkan entitas kuat.
Perbedaan mekanisme kekuatan ini seolah hanya soal semantik belaka. Dalam esensinya, dua-duanya sama-sama menampilkan manusia setengah makhluk supernatural yang menumpas ancaman dunia lain. Sebuah tropes yang bisa jadi berasal dari akar dunia yang sama.
Baca Juga: 6 Anime Bertema Game Virtual Mirip Sword Art Online, Penuh Aksi dan Drama!
-
Koneksi, Yukinobu Tatsu adalah Asisten Fujimoto
Yukinobu Tatsu, mangaka Dandadan, pernah menjadi asisten dari Tatsuki Fujimoto. Koneksi ini tentu memperbesar kemungkinan adanya pengaruh gaya maupun ide cerita antara keduanya.
Beberapa penggemar bahkan menyebut Dandadan sebagai “adik spiritual” dari Chainsaw Man. Keduanya lahir dari pengaruh yang sama, bahkan sempat sama-sama terbit di Shonen Jump+ (platform digital milik Shueisha), yang memberi lebih banyak kebebasan bagi para kreator dalam mengeksplorasi cerita nonkonvensional.
Baca Juga: 5 Anime Mirip Solo Leveling, Penuh Aksi Fantasi dan Karakter Overpower!
Meskipun belum ada konfirmasi resmi soal crossover atau semesta bersama, fakta hubungan profesional ini membuat teori keterhubungan dunia mereka terasa masuk akal apalagi jika suatu hari nanti Shueisha ingin membuat kolaborasi besar-besaran.
-
Dunia yang Siap untuk Crossover
Baik Chainsaw Man maupun Dandadan sama-sama membangun dunia yang tidak terlalu terikat dengan aturan logika realistik. Dunia mereka begitu lentur sehingga apa pun bisa terjadi, termasuk kemungkinan “dimensi lain” atau multiverse yang memungkinkan karakter dari satu dunia muncul di dunia lain.
Dengan pendekatan naratif seperti ini, crossover bukanlah hal yang mustahil. Kita sudah pernah melihat hal seperti ini di manga lain, seperti Jujutsu Kaisen x My Hero Academia dalam berbagai fan-event. Bahkan Dragon Ball dan One Piece pernah membuat kolaborasi resmi.
Baca Juga: 5 Anime Underrated yang Jarang Ditonton Padahal Bagus Parah!
Jika Dandadan dan Chainsaw Man akhirnya dihubungkan dalam satu semesta atau event spesial, akan sangat mudah secara logika cerita. Meskipun keduanya sudah punya sistem dunia yang longgar dan karakter yang siap dilempar ke realitas mana pun.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari Fujimoto maupun Tatsu, teori tentang keterhubungan Dandadan dan Chainsaw Man ini terus menarik perhatian. Banyak petunjuk yang membuat para fans yakin bahwa dua manga ini berbagi semesta, atau setidaknya semangat kreatif yang sama.
Entah teori ini benar atau hanya imajinasi belaka, yang pasti Chainsaw Man dan Dandadan merupakan dua karya yang sama-sama menawarkan pengalaman membaca yang unik, gila, dan menegangkan.
Editor : Jauhar Yohanis