Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Overrated Parah! 5 Anime Ini Populer Tapi Bikin Banyak Penonton Kesal

Radyan Fahmi Asshidqi • Minggu, 29 Juni 2025 | 15:29 WIB
Daftar anime yang dinilai fans terlalu overrated.
Daftar anime yang dinilai fans terlalu overrated.

JP Radar Kediri - Terkadang, popularitas sebuah anime tak selalu sejalan dengan kualitas ceritanya. Banyak judul anime yang berhasil menyita perhatian publik, masuk trending, bahkan punya fanbase besar. 

Akan tetapi, di balik hypenya, tidak sedikit penonton yang merasa kecewa dan menilai anime itu terlalu overrated. Fenomena ini tak jarang menimbulkan perdebatan sengit di forum maupun media sosial. 

Baca Juga: 9 Fakta Attack on Titan yang Jarang Diketahui Penggemar

Ada yang membela sampai akhir, ada pula yang menganggap anime tersebut hanya menang popularitas, tapi minim isi. Ketika ekspektasi terlalu tinggi, rasa kecewa pun sulit dihindari.

Berikut ini 5 anime yang dinilai banyak penonton sebagai overrated, alias terlalu dilebih-lebihkan popularitasnya. Apakah anime favorit kalian termasuk? Simak daftarnya berikut!

Baca Juga: 10 Anime Shounen Terbaik Sepanjang Masa, dari Naruto sampai One Piece

  1. Sword Art Online (SAO)

Sword Art Online sempat dianggap sebagai pelopor kebangkitan genre isekai modern. Premisnya menarik: seorang pemain terjebak di dunia game VR dan harus bertarung untuk bertahan hidup. Episode-episode awalnya digarap dengan penuh ketegangan dan emosi, membuat banyak orang jatuh cinta.

Namun, seiring berjalannya waktu, banyak fans justru kecewa. Cerita mulai terasa melebar ke mana-mana, karakter utama Kirito dianggap terlalu “overpowered”, dan konflik yang awalnya serius mulai dibumbui fanservice berlebihan. Banyak penonton merasa SAO gagal memanfaatkan potensi awal yang begitu menjanjikan.

Baca Juga: 10 Anime Shonen Terbaik Sepanjang Masa Menurut Fans Jepang, Siapa Nomor 1?

Meski tetap punya basis penggemar setia, tak sedikit pula yang menilai SAO hanya mengandalkan visual dan romance, tanpa pengembangan karakter dan dunia yang mendalam.

  1. Tokyo Revengers

Tokyo Revengers langsung mencuri perhatian dengan ide cerita time travel untuk menyelamatkan kekasih lama. Gaya cerita ala geng jalanan dengan twist waktu membuatnya terasa fresh di awal-awal penayangan.

Sayangnya, semakin ke belakang, logika cerita mulai dipertanyakan. Banyak adegan yang dinilai terlalu dramatis atau tidak masuk akal, ditambah karakter utama Takemichi yang sering dianggap terlalu lemah dan plin-plan, membuat penonton frustrasi.

Baca Juga: 5 Anime Mirip Tokyo Revengers yang Wajib Ditonton, Penuh Aksi dan Perjalanan Waktu!

Alih-alih semakin tegang, konflik dalam cerita malah terasa berulang dan dipaksakan. Banyak penonton yang akhirnya drop di tengah jalan karena merasa kecewa dengan arah cerita yang tak konsisten.

  1. The Promised Neverland Season 2

Musim pertama The Promised Neverland menuai pujian luas karena atmosfirnya yang mencekam, plot cerdas, dan karakter anak-anak yang relatable. Anime ini dianggap sebagai salah satu karya thriller terbaik dalam dekade terakhir.

Namun, semua berubah saat Season 2 rilis. Cerita mendadak melenceng jauh dari manga aslinya, banyak adegan penting yang dipotong, dan pace cerita menjadi terlalu cepat. Para fans yang sudah mengikuti manganya pun merasa kecewa berat karena anime gagal menangkap kedalaman cerita aslinya.

Baca Juga: 5 Anime Underrated yang Jarang Ditonton Padahal Bagus Parah!

Tak sedikit yang menyebut Season 2 sebagai salah satu adaptasi terburuk dalam sejarah anime modern. Sebuah ironi, mengingat potensinya yang begitu besar di awal.

  1. Attack on Titan: The Final Season (Part 2 & 3)

Attack on Titan (AoT) merupakan salah satu anime dengan skala cerita dan dunia paling ambisius dalam sejarah. Namun, setelah “Final Season” diumumkan, masalah mulai muncul. Banyak fans merasa kecewa karena “final season” justru dipecah jadi beberapa bagian.

Baca Juga: 5 Anime Mirip Attack on Titan, Ada yang Bikin Stress tapi Tetap Seru!

Ketegangan dan antusiasme yang dibangun sejak awal jadi terasa memudar. Alur cerita yang semakin politis dan filosofis pun membuat sebagian penonton merasa cerita ini terlalu berbelit dan “berat”.

Meski secara teknis tetap memukau, AoT Final Season dinilai terlalu panjang dan kehilangan momentum. Banyak penonton yang awalnya sangat antusias, kini justru merasa lelah menunggu akhir cerita yang berkepanjangan.

Baca Juga: Tak Disangka, 5 Anime Populer Ini Ternyata Sempat Ditolak Studio!

  1. Jujutsu Kaisen Season 2

Jujutsu Kaisen memang jadi salah satu anime paling hits beberapa tahun terakhir, terutama karena animasi garapan MAPPA yang luar biasa. Adegan pertarungannya memanjakan mata dan karakternya cukup ikonik.

Namun, musim keduanya mendapat banyak kritik. Banyak penonton merasa narasinya terlalu cepat, emosi karakter kurang tergali, dan beberapa peristiwa penting tak diberi ruang yang cukup untuk berkembang. Padahal, saga “Shibuya Incident” di manga sangat emosional dan berdampak besar.

Baca Juga: 10 Anime Paling Sukses Padahal Dianggap Jelek Saat Pertama Tayang

Sebagian fans menyebut Jujutsu Kaisen Season 2 hanya “spektakel visual” tanpa kedalaman emosional seperti yang dijanjikan. Kritik ini jadi semakin ramai seiring pergantian sutradara dan tekanan jadwal produksi di balik layar.

Semua anime dalam daftar ini tetap punya kualitas tertentu dan basis penggemar yang besar. Namun, hype yang terlalu tinggi kadang membuat ekspektasi tak terpenuhi, dan itu sah-sah saja jika membuat sebagian penonton kecewa.

Editor : rekian
#Sword Art Online #anime #The Promised Neverland #Jujutsu Kaisen #Tokyo Revenger #attack on titan