JP Radar Kediri - Kabar kurang menyenangkan datang dari serial manga populer, One Punch Man, yang resmi kembali hiatus selama dua bulan.
Pengumuman mendadak ini disampaikan langsung oleh sang ilustrator, Yusuke Murata, melalui akun media sosial X (sebelumnya Twitter), pada Rabu (21/5/2025)
Baca Juga: 8 Karakter Terkuat One Punch Man Selain Saitama, Siapa Paling Dominan?
Hiatus kali ini bukan pertama kalinya. Beberapa kali One Punch Man harus hiatus pada pertengahan 2024 dan kali ini sejak pertama rilis 2012 lalu.
One Punch Man sedang berada di puncak cerita yang menegangkan. Tak pelak, keputusan ini mengecewakan bagi beberapa fans yang menanti kelanjutan aksi Sang Pahlawan Botak super kuat.
Baca Juga: One Punch Man Season 3 Adaptasi Arc Monster Association, Saitama Bakal Bertemu Musuh Terkuat?
Menurut keterangan resmi dari Murata, hiatus ini diperlukan karena masalah kesehatan dan kebutuhan untuk menjaga kualitas ilustrasi manga.
Dengan jeda selama dua bulan, pembaca baru dapat menikmati chapter terbaru pada pertengahan Juli 2025. Lalu, apa sebenarnya yang terjadi? Berikut penjelasannya.
Baca Juga: 5 Transformasi Super Saiyan Paling Keren dan Berpengaruh dalam Sejarah Dragon Ball
- Kesehatan Ilustrator Jadi Faktor Utama
Yusuke Murata, sang ilustrator One Punch Man, menyampaikan lewat unggahan di akun X resminya. Ia menuliskan, "Karena alasan fisik dan penyesuaian dalam proses produksi, kami memutuskan untuk menghentikan serialisasi selama sekitar dua bulan."
Sebagai mangaka yang dikenal dengan ilustrasi super detail dan dinamis, tekanan kerja Murata memang sangat tinggi. Ia tak hanya menggambar, tetapi juga menyempurnakan adegan aksi yang menjadi daya tarik utama One Punch Man.
Dalam industri manga, para mangaka umumnya bekerja hingga larut malam dengan jadwal padat tiap minggu. Ini berdampak pada kesehatan fisik dan mental para kreator.
Baca Juga: Spoiler One Piece 1149: Im Sama Turun Tangan, Ambil Alih Tubuh Gunko dan Murka ke Holy Knights
Langkah hiatus ini dianggap wajar demi menjaga kualitas serta keberlangsungan serial. Banyak penggemar justru mendukung keputusan Murata untuk beristirahat, dibandingkan memaksakan diri dan merusak kualitas karya atau bahkan kesehatannya sendiri.
- Proses Produksi One Punch Man Sangat Rumit
Selain faktor kesehatan, Murata juga menyebut adanya penyesuaian dalam proses produksi.
One Punch Man bukanlah manga biasa, serial ini merupakan remake dari versi webcomic karya ONE, yang kemudian diadaptasi ulang dengan ilustrasi berkualitas tinggi oleh Murata.
Baca Juga: 7 Anggota Klan Uchiha Paling Berpengaruh dalam Sejarah Naruto
Tak seperti manga mingguan yang lebih sederhana dalam visual, One Punch Man memiliki panel yang sering kali menyerupai lukisan atau storyboard anime.
Proses pembuatan satu chapter bisa memakan waktu lebih lama karena tingkat detail dan editing yang tinggi. Ditambah lagi, Murata juga terlibat langsung dalam proses layout, desain karakter, hingga koreografi pertarungan.
Baca Juga: Apakah Cha Hae-In Menikah dengan Sung Jin-Woo di Solo Leveling? Ini Jawabannya!
Tak jarang ia mengulang gambar hingga berkali-kali demi mencapai hasil sempurna. Karena itu, jeda dua bulan ini kemungkinan besar akan digunakan untuk merapikan alur cerita, memperbaiki panel, dan memastikan kualitas tetap konsisten.
- Reaksi Penggemar yang Kecewa Tapi Mendukung
Pengumuman hiatus ini langsung ramai di media sosial. Banyak penggemar yang mengaku kecewa karena harus menunggu lebih lama untuk melihat kelanjutan konflik antara Saitama dan tokoh-tokoh kuat lainnya.
Terlebih, arc terbaru menunjukkan perkembangan cerita yang sangat menegangkan. Meski begitu, mayoritas fans menyampaikan dukungan penuh kepada Murata.
Baca Juga: Lebih dari Sekadar Aksi, Anime Dororo Tawarkan Kisah Kemanusiaan yang Menyentuh
Komentar-komentar seperti “Take your time, health first” hingga “Kami rela menunggu asal kamu sehat dan bahagia” membanjiri unggahan resminya.
Para penggemar paham bahwa untuk mendapatkan manga dengan kualitas luar biasa, diperlukan kondisi kerja yang manusiawi dan ruang kreatif yang sehat.
Baca Juga: Fakta Tiara Basori, Karakter Anime Makeine yang Sering Dikira Asal Indonesia
- One Punch Man Tetap Jadi Salah Satu Manga Terpopuler
Meskipun hiatus, popularitas One Punch Man tetap tak tergoyahkan. Manga ini telah menjadi fenomena global sejak debutnya pada tahun 2012 dalam bentuk webcomic, lalu mendapatkan versi remake pada 2014.
Adaptasi animenya yang tayang pertama kali pada 2015 juga sukses besar, memperkenalkan Saitama ke khalayak lebih luas.
Hingga kini, One Punch Man sudah terjual lebih dari 30 juta kopi di seluruh dunia. Serial ini juga terus menjadi topik hangat di berbagai forum seperti Reddit, Twitter, dan komunitas anime-manga lainnya.
Banyak penggemar bahkan memprediksi bahwa jika kualitas terus terjaga, manga ini akan bertahan sebagai legenda modern dalam sejarah komik Jepang.
Baca Juga: Apa Jadinya Jika Itachi Tak Membantai Klan Uchiha di Naruto? Ini Skenario Terbesarnya!
Hiatus ini kemungkinan tidak akan berdampak besar terhadap reputasi One Punch Man, justru bisa menjadi waktu yang tepat untuk penggemar baru mengejar cerita atau mengulang kembali arc favorit mereka.
Kapan One Punch Man Kembali Rilis?
Menurut informasi yang diunggah Murata, One Punch Man dijadwalkan kembali dalam dua bulan ke depan, sekitar 17 Juli mendatang.
Penggemar bisa berharap pada chapter terbaru di bulan tersebut, dengan kualitas visual dan naratif yang lebih solid setelah jeda.
Baca Juga: Fenomena VTuber Ketika Anime, Teknologi, dan Budaya Pop Bertemu
Bagi pembaca setia, ini bisa menjadi kesempatan untuk membaca ulang chapter-chapter sebelumnya atau mendalami versi webcomic-nya yang memiliki alur berbeda.
Sementara itu, platform resmi seperti Tonari no Young Jump masih menyediakan arsip lengkap chapter sebelumnya untuk dibaca ulang.
Selama masa hiatus, tak ada informasi terkait pengganti atau spin-off. Jadi, penggemar memang harus bersabar menunggu kembalinya manga legendaris ini.
Editor : rekian