Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dibintangi Luna Maya dan Maxime, Film Gundik Muncul Versi Sensor, Karena Adegan Ini!

Shinta Nurma Ababil • Kamis, 22 Mei 2025 | 21:23 WIB
Adegan Film Gundik
Adegan Film Gundik

JP Radar Kediri – Film horror berjudul Gundik siap menghibur masyarakat tanah air mulai hari ini di bioskop.

Film Gundik ini mengusung kombinasi genre horor, thriller, dan heist (perampokan), sekaligus menghadirkan nuansa mistis kental serta sentuhan budaya lokal.

Dibintangi oleh Luna Maya, Agus Kuncoro, Maxime Bouttier, Dian Sidik hingga Arief Didu, film horror ini dijamin memberikan sensasi luar biasa untuk para pecinta horror.

Disutradarai Anggy Umbara, film Gundik ini diproduksi oleh Umbara Brothers Productions bersama Rumpi Entertainment dan Makara.

 Baca Juga: Sinopsis Film Gundik, Film Horor Terbaru Luna Maya Sebagai Penguasa Pantai Laut Selatan

Namun dalam prosesnya, sutradara Anggy Umbara mengkritik kinerja Lembaga Sensor Film (LSF) soal penyensoran untuk film Gundik ini.

Anggy mengeluhkan soal sensor yang belum juga selesai, dan revisi yang berlarut-larut.

Mulanya, LSF mengkategorikan Gundik sebagai film 21+ karena adegan-adegan di dalamnya sudah untuk dewasa.

Akan tetapi,  pihak Umbara Brothers Film mengajukan revisi agar klasifikasikan Gundik diubah ke kategori 17+.

Dalam film ini terdapat adegan dewasa hingga adegan yang dinilai tak baik untuk dilihat anak dibawah umur. Salah satu yang juga jadi sorotan adalah adegan ketika Luna Maya meminum darah.

 Baca Juga: Gundik Siap Guncang Layar Lebar! Perpaduan Horor, Thriller, dan Heist dengan Sentuhan Mistis Jawa

Luna Maya dan Maxime juga melakukan adegan kissing di salah satu momen ceritanya.

Film “Gundik” mengisahkan aksi perampokan yang berubah menjadi mimpi buruk yang mengerikan.

Hal ini menyoroti Otto (Agus Kuncoro), seorang mantan tentara yang baru saja keluar dari penjara.

Kehidupannya setelah bebas itu justru memunculkan banyak masalah. Yang paling parah adalah dirinya ia mengetahui putrinya, Merry (Ratu Sofya), diam-diam menikah dengan Baim (Maxime Bouttier), sopir taksi yang dianggap Otto tak punya masa depan.

Demi cepat memperbaiki nasib, Otto menerima tawaran untuk melakukan perampokan di rumah seorang Nyai, perempuan kaya raya yang dikenal sebagai gundik para pejabat penting.

Untuk memperlancar aksinya, Otto pun membentuk tim yang terdiri dari Salman (Dian Sidik), sesama mantan tentara, Reza (Arief Didu), kakak iparnya, dan Baim sebagai sopir sekaligus pengintai.

Mereka melakukan pengintaian dan menyusun rencana matang untuk meringkus harta kekayaan dalam rumah megah itu.

Namun tak semulus yang dibayangkan, begitu mereka berhasil masuk, suasana dalam rumah terasa aneh, sunyi, bahkan tercium aroma dupa yang sangat kuat.

Terdengar pula suara-suara misterius yang terdengar dari berbagai sudut ruangan.

Awalnya, mereka mengira semua itu hanya ilusi akibat ketakutan, namun situasi berubah menjadi semakin mengcekam saat sosok Nyai (Luna Maya) mulai menampakkan diri dengan cara yang tidak biasa.

Ternyata rumah yang mereka incar bukan sekadar tempat berisi harta melimpah, tetapi juga pusat kekuatan gaib yang penuh rahasia kelam dan kematian.

Selain itu, Nyai bukan perempuan simpanan para pejabat biasa seperti yang empat perampok ketahui, melainkan ia penguasa mistis Pantai Laut Selatan yang memiliki kekuatan supranatural.

Sontak para perampok itu terjebak dan berjuang keluar dari rumah itu dengan segudang kekuatan mistis.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#Gundik #Luna Maya dan Maxime Bouttier #film horor #Film Gundik