JP Radar Kediri - Bagi anak-anak yang tumbuh di era 90an, anime Naruto bukan hanya sebuah serial televisi, tetapi juga sebuah bagian dari masa kecil yang tidak terlupakan.
Salah satu elemen penting yang bikin penonton betah nonton setiap episodenya adalah soundtrack-nya yang begitu membekas di benak penonton.
Baca Juga: 7 Anggota Klan Uchiha Paling Berpengaruh dalam Sejarah Naruto
Lagu-lagu pembuka dan penutupnya begitu membekas di hati, apalagi buat anak 90an yang tumbuh besar bersama aksi Naruto, Sasuke, dan Sakura.
Banyak yang mungkin tak hafal semua nama judul lagunya, tapi begitu musiknya diputar, otomatis langsung terngiang dan bikin merinding.
Baca Juga: 8 Alasan Kenapa Pain adalah Villain Terbaik di Naruto
Setiap lagunya seakan membawa kita kembali ke masa kecil, menonton Naruto di televisi waktu sore hari, atau marathon di warnet dengan subtitle seadanya.
Berikut 10 soundtrack Naruto paling ikonik yang pasti akan membangkitkan nostalgia bagi anak-anak 90an. Mulai dari "Blue Bird" hingga "Haruka Kanata" mari kita kenang kembali lagu-lagu yang telah menjadi bagian dari perjalanan Naruto Uzumaki dan teman-temannya di Konoha.
Baca Juga: Apakah Boruto Hanya Mimpi dari Naruto? Sebuah Teori yang Bikin Geger!
-
Haruka Kanata – Asian Kung-Fu Generation (Opening 2 Naruto)
Lagu ini jadi titik balik di awal serial Naruto. Dibawakan oleh band rock legendaris Jepang, Asian Kung-Fu Generation, Haruka Kanata langsung nempel di kepala sejak detik pertama.
Riff gitarnya yang keras dan beat yang cepat menciptakan nuansa penuh adrenalin, cocok banget buat menggambarkan pertarungan ninja yang semakin sengit.
Baca Juga: 8 Klan Terkuat di Naruto yang Paling Ditakuti
Soundtrack ini mengiringi momen-momen penting seperti ujian Chuunin, termasuk saat Naruto menghadapi Neji, dan saat aliansi genin dari berbagai desa mulai terbentuk.
Buat banyak fans, Haruka Kanata adalah soundtrack yang tak tergantikan. Bahkan hingga sekarang, lagu ini sering masuk playlist nostalgia anime terbaik sepanjang masa.
-
Blue Bird – Ikimono Gakari (Opening 3 Naruto Shippuden)
Siapa yang tidak langsung terbayang wajah-wajah para ninja Konoha melesat di udara saat mendengar intro lagu ini?
Blue Bird adalah salah satu opening paling legendaris di era Naruto Shippuden, dan hampir selalu masuk daftar lagu anime terbaik versi fans.
Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Anime Naruto Masih Relevan Meski Sudah Lama Tamat
Lagu ini hadir di masa cerita mulai memasuki babak serius. Saat Naruto mengejar Sasuke dan berlatih keras menguasai jutsu baru, Blue Bird menjadi simbol perjalanan dan perubahan.
Popularitas Blue Bird bahkan sampai dikenal orang awam. Lagu ini sering dijadikan cover oleh musisi dari berbagai negara, dan digunakan dalam berbagai konten TikTok maupun YouTube yang bernuansa nostalgia.
Baca Juga: 10 Easter Egg Anime Demon Slayer yang Hampir Semua Orang Lewatkan
-
Silhouette – KANA-BOON (Opening 16 Naruto Shippuden)
Lagu ini sering disebut sebagai soundtrack wajib upacara nostalgia Naruto oleh para warganet.
Dengan suara khas KANA-BOON dan aransemen musik yang catchy, Silhouette langsung mencuri perhatian sejak pertama kali tayang.
Baca Juga: Ranking 10 Pilar Hashira Terkuat di Demon Slayer Berdasarkan Kekuatan Sejati
Soundtrack ini muncul di saat kisah Naruto Shippuden memasuki konflik besar Perang Dunia Ninja Keempat.
Visual opening-nya pun dipenuhi cuplikan masa kecil hingga dewasa yang bikin penonton ikut hanyut dalam perjalanan panjangnya.
Baca Juga: Ranking 10 Buah Iblis Terkuat di One Piece, Mana yang Paling Ditakuti?
Tidak heran jika Silhouette menjadi salah satu lagu Naruto yang paling banyak diputar ulang di Spotify dan YouTube.
Bahkan para Gen Z atau Gen Alpha sekalipun yang baru mengenal Naruto bisa langsung jatuh cinta pada lagu ini.
-
GO!!! – FLOW (Opening 4 Naruto)
Bisa dibilang, GO!!! adalah lagu paling enerjik dan penuh semangat dalam sejarah soundtrack Naruto. FLOW sebagai band pengisi benar-benar total menyuntikkan energi dalam setiap bait lagunya.
Dirilis saat Naruto dan teman-temannya mulai mendapat misi-misi penting, GO!!! cocok menggambarkan masa-masa penuh semangat dan kerja sama tim.
Liriknya yang sederhana namun kuat seperti “We are fighting dreamers” langsung melekat di kepala.
Baca Juga: 5 Kekuatan Luffy Gear 5 yang Masih Belum Diperlihatkan di One Piece
Banyak fans menganggap lagu ini sebagai soundtrack pembangkit semangat, baik saat nonton anime, belajar, atau bahkan saat menghadapi kenyataan hidup yang berat.
-
Wind – Akeboshi (Ending 1 Naruto)
Kalau pembuka selalu penuh semangat, maka penutup biasanya memberi sentuhan emosional. Wind oleh Akeboshi adalah salah satu ending paling menyayat dan menyentuh di awal Naruto.
Dengan iringan piano dan gitar akustik yang lembut, lagu ini terasa begitu menenangkan namun penuh makna.
Baca Juga: Daftar 5 Anime yang Mirip Naruto, Bukan Boruto!
Ending ini sering muncul setelah episode-episode berat, membuat suasana menjadi reflektif. Bagi banyak penggemar, Wind adalah lagu yang mereka putar saat ingin menyendiri atau merenung.
Kesan mellow dari lagu ini bikin Wind tetap diingat meskipun sudah puluhan ending lain menyusul setelahnya. Lagu ini seperti pengantar tidur terbaik bagi generasi yang tumbuh bersama Naruto.
-
Closer – Joe Inoue (Opening 4 Naruto Shippuden)
Lagu ini menjadi penanda perubahan signifikan dalam Naruto Shippuden. Dibawakan oleh Joe Inoue, musisi keturunan Jepang-Amerika, Closer hadir dengan gaya unik dan bahasa Inggris-Jepang yang bikin beda dari opening lainnya.
Dibuka dengan riff gitar yang catchy, lagu ini langsung menampilkan kesan misterius dan penuh teka-teki, cocok untuk menggambarkan masa-masa saat organisasi Akatsuki mulai unjuk gigi.
Visual opening-nya pun menggambarkan pertarungan batin dan bayangan kelam yang mengintai setiap karakter. Lagu ini cocok buat kamu yang menyukai kombinasi rock alternatif dengan lirik yang menggugah.
Tak heran jika Closer terus diputar ulang hingga sekarang di kalangan penggemar Naruto.
-
Sign – FLOW (Opening 6 Naruto Shippuden)
Kembali lagi dengan FLOW, band yang menjadi langganan soundtrack anime. Sign adalah lagu yang mengiringi momen-momen kelam saat Naruto kehilangan guru tercintanya, Jiraiya.
Suasana emosional dan konflik batin Naruto terasa begitu kuat saat lagu ini diputar. Musik dan liriknya menciptakan suasana penuh luka namun tetap menggambarkan tekad untuk terus maju.
Baca Juga: Oda Pernah Spoiler Ending One Piece? Ini Cluenya Sejak 1999 sampai Sekarang!
Lagu ini tak hanya menggambarkan duka, tapi juga semangat untuk bangkit dari keterpurukan.
Sign bukan sekadar soundtrack, melainkan pelipur lara bagi fans yang ikut merasakan kehilangan. Lagu ini memperkuat bahwa Naruto bukan hanya anime tentang pertarungan, tapi juga perjalanan emosi yang kompleks.
Baca Juga: Inilah 10 Karakter Paling Overpower di Sousou no Frieren, Siapa Nomor 1?
-
Hotaru no Hikari – Ikimono Gakari (Opening 5 Naruto Shippuden)
Lagu ini hadir saat cerita mulai menjelang puncak Perang Dunia Ninja. Hotaru no Hikari memiliki nuansa lembut namun penuh harapan, seperti cahaya kecil di tengah kegelapan.
Ikimono Gakari sekali lagi membawakan lagu yang membekas di hati. Vokalnya yang kuat dan lirik menyentuh membuat lagu ini seolah berbicara langsung ke penonton.
Baca Juga: 10 Alasan Solo Leveling Masih Viral Meski Sudah Tamat
Lagu ini sering dikaitkan dengan pengorbanan dan perjuangan ninja-ninja yang gugur dalam pertempuran.
Buat fans setia, lagu ini menjadi simbol bahwa bahkan dalam gelap sekalipun, akan selalu ada cahaya yang menuntun. Hotaru no Hikari adalah pengingat bahwa harapan selalu ada.
-
Lovers – 7!! Seven Oops (Opening 9 Naruto Shippuden)
Lovers adalah salah satu lagu Naruto yang lebih ringan dan ceria, namun tetap punya daya pikat tinggi. Dibawakan oleh band 7!! Seven Oops, lagu ini menjadi soundtrack yang menggambarkan sisi romantis dan kehidupan sehari-hari ninja muda.
Lagu ini muncul di masa transisi cerita, saat Naruto dan Sakura menjalani misi-misi yang lebih personal. Lirik dan nada yang riang membuat suasana anime terasa lebih menyenangkan dan santai.
Baca Juga: Kenapa Anime Shonen Modern Lebih Gelap Dibanding Era Naruto dan Bleach?
Meskipun tak seintens lagu lain, Lovers tetap mendapat tempat di hati penggemar karena nuansanya yang ringan dan catchy. Lagu ini cocok banget buat kalian yang ingin bernostalgia tanpa air mata.
-
Kanashimi wo Yasashisa ni – little by little (Opening 3 Naruto)
Lagu ini adalah perpaduan sempurna antara kesedihan dan harapan. Dibawakan oleh little by little, Kanashimi wo Yasashisa ni yang artinya "Mengubah Kesedihan Menjadi Kebaikan" benar-benar menggambarkan filosofi hidup Naruto.
Opening ini muncul saat Naruto menghadapi konflik internal dan rasa kehilangan. Lagu ini mengajarkan bahwa dari setiap luka, ada pelajaran, dan dari setiap kesedihan, ada pertumbuhan.
Baca Juga: 5 Villain di Naruto dengan Latar Belakang Paling Menyedihkan, Bikin Penggemar Bersimpati!
Dengan aransemen musik yang penuh emosi dan lirik yang menyentuh, lagu ini jadi salah satu favorit banyak penggemar lama.
Bahkan hingga sekarang, Kanashimi wo Yasashisa ni masih sering dijadikan backsound untuk video tribute Naruto di media sosial.
Itulah 10 soundtrack Naruto paling ikonik yang bikin nostalgia anak 90an meledak. Dari semangat perjuangan hingga lagu yang bikin mellow, semuanya punya tempat khusus di hati para penggemar.
Editor : Jauhar Yohanis