Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Novel Teka-teki Rumah Aneh, Jalan Cerita dan Penulisnya yang Sama-sama Misterius

Diana Yunita Sari • Jumat, 16 Mei 2025 | 16:02 WIB
Photo
Photo

Baru-baru ini novel Teka-teki Rumah Aneh ramai dibincangkan di kalangan netizen X. Hal tersebut berawal dari postingan sender base yang memposting halaman terakhir buku yang ia baca yaitu novel terjemahan berjudul Teka-teki Rumah Aneh. Pengirim tersebut mengungkapkan keterkejutannya saat melihat foto profil dari penulis novel yang terlihat ‘tidak lazim’ karena menutupi seluruh wajahnya dengan topeng putih. 

Teka-teki Rumah Aneh adalah sebuah novel karya penulis Jepang bernama pena Uketsu yang terbit pada tahun 2023. Novel tersebut memiliki judul asli (変な家) Hen na Ie atau strange house yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi Teka-teki Rumah Aneh. 

Novel tersebut bercerita tentang ‘Aku’ seorang penulis cerita misteri yang mendapat kiriman foto denah rumah dari kenalannya Yanaoka yang akan membeli rumah baru. Rumah tersebut sekilas terlihat seperti rumah pada umumnya. Akan tetapi ‘Aku’ merasa terdapat keanehan di dalam denah tersebut. Ia pun menghubungi temannya yang seorang arsitek, dan ia juga berpendapat yang sama. 

Keanehan tersebut adalah adanya sebuah ruangan kecil di dalam denah tapi tidak terlihat di dalam rumah. Ruangan tersebut tidak simetris, dinding-dinding yang seharusnya tidak perlu, dan kemungkinan adanya ruang tersembunyi. Yanaoka memutuskan batal membeli rumah tersebut, tetapi si ‘Aku’ dan arsitek tidak menyerah untuk memecahkan teka-teki di balik rumah itu. 

Satu per satu fakta tidak memungkinkan terungkap dalam rumah tersebut, yang semula hanya hipotesis berubah menjadi fakta, rumah tersebut mengungkap rahasia gelap yang sudah tersimpan selama bertahun-tahun. 

Novel Teka-teki Rumah Aneh merupakan novel pendek dengan panjang sekitar 200 halaman. Novel ini juga ditulis dengan bahasa yang mudah dimengerti, dan disertai gambar ilustrasi yang memudahkan pembaca memahami bagaimana struktur rumah tersebut.

Hingga saat ini, tidak ada yang tahu bagaimana wajah asli Uketsu, karena ia selalu mengenakan topeng putih yang terlihat menyeramkan dan baju serba hitam. Selain penulis, Uketsu juga aktif di akun Youtubenya yang memiliki lebih dari 800 ribu pengikut. Meskipun begitu, dalam setiap videonya Uketsu tetap konsisten memakai topeng dan menggunakan efek suara untuk menyembunyikan identitasnya. 

Uketsu seakan sengaja membangun konsep misterius yang membuat penasaran pembaca. Karena selama ini, Uketsu tidak pernah bertemu langsung dengan editor ataupun penerbit. Ia hanya berhubungan lewat media sosial ataupun panggilan video dengan kamera tidak aktif. 

Menyembunyikan identitas dan penggunaan nama pena bukan hanya dilakukan oleh Uketsu, banyak penulis baik dari jepang ataupun negara lain banyak melakukan hal serupa. Contohnya saja Tereliye, salah satu penulis terkenal Indonesia. Lantas mengapa penulis-penulis tersebut menyembunyikan identitasnya?

Baca Juga: Trio Ratu Horor Siap Menghantui! Film ‘Jalan Pulang’ Siap Bikin Merinding Penonton di Bioskop 19 Juni 2025

Dikutip dari website writtenword media, penulis menggunakan nama pena atau pseudonym karena beberapa faktor seperti untuk menyembunyikan identitas mereka, untuk menghormati seseorang yang penting, untuk menjelajahi genre, gaya, dan audiens baru, menghindari diskriminasi, dan menghindari kebingungan dengan penulis lain. 

“Menyembunyikan identitas menggunakan nama pena untuk karya kreatif Anda adalah hal yang sah-sah saja. Banyak penulis terkenal yang menerbitkan karya dengan nama samaran karena berbagai alasan, mulai dari ingin mengganti genre hingga menjaga anonimitas” ucap Clayton Noblit dalam writtenwordmedia “Why & How to Use a Pen Name” 26 April 2024.

 

 

Editor : Jauhar Yohanis
#horor dan thriller #novel #rumah #misteri