JP Radar Kediri - Sinopsis Gowok : Film ini cukup berani karena mengangkat tema sejarah yang sensitif, yaitu tradisi gowok dalam budaya Jawa. Gowok merupakan istilah untuk seorang perempuan dewasa yang dipercaya keluarga calon pengantin pria untuk memberikan pengenalan mengenai kehidupan rumah tangga secara menyeluruh, termasuk peran dan tanggung jawab dalam hubungan suami istri.
Biasanya, tradisi ini dilakukan sebelum pria tersebut menikah, sebagai bentuk persiapan agar lebih siap menjalani kehidupan berumah tangga.
Dalam trailer film Gowok, terlihat bahwa narasi yang diangkat bukan hanya berfokus pada pembelajaran peran seorang pria dalam hubungan, tetapi juga menyuarakan sudut pandang bahwa suami pun memiliki kewajiban untuk membahagiakan istrinya, sebuah pandangan yang jarang diangkat, mengingat masyarakat kerap menekankan sebaliknya.
Baca Juga: Jadi Salah Satu Film Terlaris, Jumbo Bertahan di Layar Lebar 1 Bulan Lebih
Film ini berlatar belakang Jawa pada era 1960-an dan mengisahkan seorang guru perempuan yang ahli dalam ajaran tradisional tentang hubungan rumah tangga, yang terlibat dalam rencana pribadi terhadap masa lalunya. Ia memilih untuk mendekati putra dari mantan kekasihnya, yang saat itu sedang menjalani masa pembelajaran pranikah, sebagai bagian dari misinya.
Film ini dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris ternama Indonesia, seperti Raihaanun sebagai Nya’ Ratri, Lola Amaria sebagai Nya’ Santi, serta Reza Rahadian, Alika Jantinia, Devano Danendra, Djenar Maesa Ayu, Slamet Rahardjo, dan Donny Damara. Menariknya, kehadiran film ini juga menjadi penanda kembalinya Lola Amaria ke dunia seni peran setelah 11 tahun absen dari layar lebar.
Meskipun judulnya mengandung istilah yang identik dengan ajaran tentang hubungan suami istri, sang sutradara Hanung Bramantyo menegaskan bahwa film ini tidak menampilkan konten eksplisit. Fokus utama film adalah memperkenalkan nilai-nilai budaya, edukasi relasi dalam konteks tradisi Jawa, serta dinamika emosional antar tokohnya.
Baca Juga: Film Pembantaian Dukun Santet Banyuwangi Awalnya Ternyata Berjudul Lemah Santet, Kenapa Diganti?
Hanung juga menyebut bahwa ide cerita ini terinspirasi dari Serat Centhini, karya sastra klasik Jawa yang banyak memuat ajaran mengenai kehidupan rumah tangga dan pembentukan karakter pribadi. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai tanggal 5 Juni 2025 mendatang.
Author : Nawal Aulia
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira