JP Radar Kediri - Dunia pahlawan dalam My Hero Academia kembali diguncang dengan pengungkapan resmi peringkat lima besar Pro Hero yang diumumkan langsung oleh sang mangaka, Kohei Horikoshi.
Hasilnya? Mengejutkan banyak penggemar. Ranking ini mengonfirmasi siapa saja yang berdiri di puncak dunia sebagai simbol perdamaian baru pasca kekalahan All For One.
Namun, posisi Midoriya alias Deku yang menempati peringkat keempat membuat berspekulasi, "apakah ini cukup?" atau "ini yang hebat sih pembuat kostumnya."
Baca Juga: 5 Fakta Menarik My Hero Academia: Vigilantes, Kenapa Tidak Ada Deku dan yang Lain?
Dalam sebuah unggahan di majalah resmi dan diperkuat oleh pernyataan Horikoshi dalam wawancara, daftar ini dibuat berdasarkan pencapaian, kontribusi di medan perang, serta pengaruh mereka terhadap masyarakat dalam akhir seri.
Peringkat ini bukan sekadar popularitas, tapi bukti siapa yang benar-benar menjadi benteng terakhir umat manusia.
Lantas, siapa yang berhasil menduduki peringkat pertama hingga kelima? Berikut ulasan mendalam tentang lima besar pro hero terbaru di dunia My Hero Academia!
Baca Juga: 5 Anime Mirip Solo Leveling, Penuh Aksi Fantasi dan Karakter Overpower!
- Mirio (Lemilion)
Tak ada keraguan soal ini. Mirio Togata alias Lemillion dinobatkan sebagai Hero Nomor 1 sejak. Dari daftar sebelumnya, sebenarnya Mirio atau Lemilion memang sudah jadi pahlawan dengan peringkat nomor 1.
Meski sempat kehilangan kekuatannya karena Quirk-destroying bullet, Mirio tak menyerah. Ia tetap bertarung sebagai simbol harapan, dan bahkan mendapatkan kembali Quirk-nya berkat bantuan Eri.
Keberaniannya menyelamatkan anak-anak dan rakyat jelata dalam situasi kritis membuatnya menjadi wajah baru keadilan sejati.
Baca Juga: 10 Anime Shonen Terbaik Sepanjang Masa Menurut Fans Jepang, Siapa Nomor 1?
Lebih dari sekadar kekuatan, Mirio dikenal karena semangatnya yang tak tergoyahkan dan kemampuan untuk membuat semua orang tersenyum di tengah kekacauan. Itulah sebabnya ia layak disebut sebagai simbol perdamaian baru, menggantikan All Might.
- Shoto
Di posisi kedua, Todoroki Shoto berdiri kokoh dengan kekuatan gabungan es dan api yang diwarisi dari ayah dan ibunya. Selama pertarungan melawan Dabi, saudaranya sendiri, Shoto menunjukkan pertumbuhan emosional dan teknik yang sangat mengagumkan.
Perjalanan Todoroki adalah simbol penyembuhan dari trauma keluarga dan transformasi pribadi. Ia bukan hanya mengandalkan kekuatan, tapi juga memperbaiki hubungan antar manusia yang selama ini terabaikan.
Shoto tak hanya menjadi pahlawan kuat, tapi juga penyambung kembali masyarakat yang terpecah akibat konflik berkepanjangan.
Peringkat dua besar ini mencerminkan perubahan besar dalam dirinya. Ia bukan lagi “anak didikan Endeavor,” tapi pahlawan sejati dengan identitas dan tujuan hidup yang mandiri.
Baca Juga: Kenapa Anime Shonen Modern Lebih Gelap Dibanding Era Naruto dan Bleach?
- Mt. Lady
Peringkat ketiga jatuh pada Mt. Lady. Dulunya dianggap sebagai pahlawan yang hanya menjual tampang, Mt. Lady menunjukkan perkembangan luar biasa dalam perang terakhir.
Dengan Quirk “Gigantification,” ia menjadi garis depan pertahanan saat melawan serbuan Villain. Mt. Lady mencuri perhatian berkat aksi heroiknya dalam mempertaruhkan nyawa untuk menyelamatkan warga sipil, meskipun berada di tengah kekacauan.
Ia tidak lagi tampil hanya untuk sorotan media, melainkan hadir sebagai pahlawan sejati yang berdiri di medan tempur terdepan.
Transformasi karakter Mt. Lady dari simbol glamor menjadi figur tangguh adalah salah satu plot twist paling disambut oleh penggemar. Posisi ketiganya dianggap sebagai pembuktian nyata terhadap perjuangannya selama ini.
- Izuku Midoriya (Deku)
Meski tidak berada di puncak, Izuku Midoriya alias Deku sudah sangat baik menempati peringkat keempat setelah hiatus dari dunia pahlawan. Kini ia masih menjadi guru sejarah pahlawan di UA sembari menjadi pahlawan.
Baca Juga: Keren! Ini Dia 5 Karya Anime yang Berhasil Masuk Ajang Oscar
Deku yang mewarisi kekuatan One For All dan menguasai tujuh Quirk dalam satu tubuh telah kehilangan kemampuannya. Kali ini ia didukung menggunakan armor dari kelas A yang mampu menggunakan kemampuan seperti One For All dan Black Whip.
Ia memainkan peran vital dalam mengalahkan Tomura Shigaraki dan All For One. Namun, pendekatannya yang penuh empati, bahkan terhadap musuh, membuatnya unik dibanding hero lainnya.
- Bakugo (Great Explosion Murder God Dynamight)
Katsuki Bakugo menutup daftar di posisi kelima dengan nama pahlawannya, Great Explosion Murder God Dynamight. Karakter yang dikenal tempramental ini telah mengalami perubahan besar dari masa sekolah hingga medan perang.
Meskipun dianggap sebagai pemilik kekuatan yang jauh lebih kuat dari Lemilion, ia hanya menempati peringkat kelima karena sifatnya yang tak ramah kepada publik.
Dengan Quirk ledakan yang dimaksimalkan secara teknik dan taktis, Bakugo menjadi garda terdepan dalam banyak misi berat.
Aksi heroiknya dalam perang terakhir, termasuk pengorbanan nyawa demi menyelamatkan Deku dan warga sipil, menjadi momen krusial dalam sejarah.
Peringkat lima besar Pro Hero ini menandai dimulainya era baru dalam dunia My Hero Academia. Bukan sekadar kekuatan fisik, namun kematangan emosional, dedikasi, dan integritas menjadi faktor utama dalam menentukan siapa yang pantas disebut pahlawan sejati.
Baca Juga: Mengenal Genre Shounen dan Seinen dalam Anime
Dengan Deku memilih jalan yang berbeda, dan Lemillion naik ke puncak, kita menyaksikan perubahan paradigma dalam dunia pahlawan. Para penggemar kini bisa melihat bahwa kekuatan sejati datang dari pilihan dan tindakan, bukan sekadar Quirk yang dimiliki.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel
Editor : Miko