JP Radar Kediri -Falcon Pictures kembali menghadirkan film drama keluarga bertajuk “Rumah untuk Alie”. Film ini disutradarai oleh Herwin Novianto dan ditulis oleh Lottati Mulyani.Diadaptasi dari novel laris karya Lenn Liu, film ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada Kamis, 17 April 2025. Ceritanya menyajikan kisah yang menyentuh hati dan penuh makna.
Film ini berpusat pada sosok Alie, seorang remaja perempuan yang menjadi anak bungsu sekaligus satu-satunya anak perempuan dalam keluarga. Alih-alih menerima cinta, ia justru tumbuh dalam tekanan dan kekerasan.Alie kerap dijadikan kambing hitam atas kematian ibunya. Sang ibu meninggal dalam kecelakaan mobil lima tahun lalu, kecelakaan yang juga melibatkan dirinya.
Setiap hari, Alie harus menghadapi perundungan fisik dan emosional dari ayah serta keempat kakak laki-lakinya. Tubuh dan jiwanya dipenuhi luka, bukan hanya dari kekerasan, tetapi juga dari pengkhianatan dalam keluarganya sendiri.
Deretan aktor dan aktris ternama seperti Rizky Hanggono, Anantya Kirana, Tika Bravani, dan Dito Darmawan turut memperkuat film ini. Akting mereka menambah kedalaman pada cerita yang sarat emosi.
Baca Juga: Prince Poetiray, Si Don 'Jumbo' yang Menggemaskan, Debut Akting Anak Berbakat dari Bekasi
Sebelum diadaptasi menjadi film, “Rumah untuk Alie” lebih dulu populer sebagai kisah Alternate Universe (AU) di media sosial. Cerita ini viral di platform seperti TikTok dan X (Twitter).
Novel setebal 300 halaman ini awalnya diterbitkan secara independen oleh Lenn Liu. Kemudian, karya tersebut dirilis resmi oleh Kawah Media pada 27 Februari 2024.
Penulis Lenn Liu berharap kisah Alie dapat membuka mata masyarakat terhadap isu bullying dan kekerasan dalam keluarga. “Saya ingin semua orang tahu bahwa setiap anak berhak menerima cinta, terutama dari orang-orang terdekat mereka,” ujarnya.
Sutradara Herwin Novianto juga menekankan bahwa film ini tidak hanya menyajikan kesedihan. Ia ingin menampilkan ketangguhan seorang anak dalam menghadapi kenyataan pahit hidupnya.
“Kami ingin menyajikan pengalaman emosional yang kuat lewat visual, atmosfer, dan akting yang tulus,” tambahnya. Setiap elemen dalam film ini dirancang untuk menggugah empati dan kesadaran penonton.
“Rumah untuk Alie” bukan sekadar kisah drama biasa. Film ini adalah potret tentang pentingnya kasih sayang dalam keluarga dan harapan yang terus menyala meski berada dalam rumah yang penuh luka.
Penulis:Akhmad Syahrul Amin
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira