Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Wiji Olah Nasi Merah, Finalis Masterchef Season 12 asal Kediri Ini Tuai Pujian Juri

Puspitorini Dian Hartanti • Kamis, 27 Maret 2025 | 04:44 WIB
Wiji, Finalis Masterchef Season 12 yang kembali black team (ig wiji.mci12)
Wiji, Finalis Masterchef Season 12 yang kembali black team (ig wiji.mci12)

JP Radar Kediri- Sejumlah menu olahan nusantara wajib dibuat oleh black team dan white team dalam arena Masterchef Season 12 yang tayang Minggu (23/3) lalu di RCTI. Salah satunya Wiji, finalis asal Kediri yang berjuang kembali masuk ke ajang memasak tersebut.

Perempuan yang memiliki nama lengkap Wiji Indah Arianti ini mendapat tugas dari Inez, rekannya dari Kediri yang dipilih menjadi kapten black team untuk mengolah nasi merah. Menu ini menjadi main menu dari menu B, menu yang dipilih oleh Zahra, lawannya yang berada white team.

Seperti diketahui, Wiji bersama 11 finalis masterChef season 12 yang sudah pulang berusaha kembali ke ajang kompetisi masak tersebut dalam tantangan offsite. Black team harus melawan white team dalam tantangan offsite. Menu dan kapten ditentukan oleh Zahra yang berhasil menjadi pemenang kedua dalam tantangan membuat bakso. Sementara pemenang pertama yaitu Manik dibebaskan dari tugas memasak dan menonton teman-temannya berjuang.

Zahra yang memiliki hak menentukan menu, memilihkan menu B untuk black team. Terdiri dari nasi merah, bihun goreng ayam, ayam goreng sasando, daging suwir bumbu bali, ikan bakar parape, udang garo rica, cumi saus padang, tumis keciwis, oseng daun singkong ebi, tahu isi, telur dadar padang, kue pukis, dan bubur sagu rangi.

Wiji, Finalis MasterChef Season 12 dari Kediri berusaha kembali berkompetisi melalui black team (ig wiji.mci12)
Wiji, Finalis MasterChef Season 12 dari Kediri berusaha kembali berkompetisi melalui black team (ig wiji.mci12)

Sementara white team memilih Menu A yang juga berisi menu nusantara. Yaitu nasi hitam, mie goreng jawa, ayam cincane, sambal goreng daging gore-gore, ikan bakar colo-colo, udang saus mentega, oseng cumi cabai ijo, tumus dagun dan bunga papaya teri, rumis pare rebon, bakwan jagung, telur bacem, kue lumpur, dan bubur candil.

Masing-masing tim harus bisa menyelesaikan menu untuk 60 orang ini dalam waktu dua jam. Begitu dimulai, masing-masing kapten melakukan diskusi dan pembagian tugas. Wiji langsung mengolah nasi merah. Mulai aron hingga kukus. Beberapa kali, sambil menunggu nasi matang, Wiji juga membantu anggota lainnya. Di antara ikut membantu membuat bihun dan sayuran

Baca Juga: “Kowe Ngapusi, Jare Ngancani Aku” Malrani Emosi ke Wiji karena Ditinggal Pulang ke Kediri

Hasilnya pun sangat melegakan. Saat produk dicicipi juri, langsung mendapat pujian dari Chef Renata. “Nasi (merah) good…very good,” tutur satu-satunya juri perempuan ini. Nasi ini dianggap mampu mengangkat menu lainnya yang sebagian masih kurang bumbu.

Meski begitu, beberapa olahan yang lezat benar-benar mampu memikat tamu undangan yang terdiri dari mantan finalis MsterChef Indonesia, siswa dan mahasiswa tata boga dan ahli kuliner. Hasilnya di luar dugaan. Black team berhasil mendapatkan 47 suara, jauh di atas white team yang hanya mendapat 13 suara. Kemenangan black team membuat anggota white team berada di posisi sulit karena harus bersaing dengan black team dalam perebutan apron putih. (*)

Editor : Puspitorini Dian Hartanti
#wiji indah arianti #kediri #kuliner #pare #MasterChef Indonesia #masterchef Indonesia season 12