JP Radar Kediri - Setelah sukses besar dengan Coco pada 2017, Disney dan Pixar akhirnya mengonfirmasi bahwa sekuel film animasi bertema budaya Meksiko ini sedang dalam tahap produksi. Kabar ini diumumkan secara resmi melalui akun media sosial Disney dan Pixar, yang langsung disambut antusias oleh para penggemar.
Meskipun belum ada detail lebih lanjut mengenai alur cerita, banyak yang berspekulasi bahwa Coco 2 akan kembali mengangkat kisah Miguel dan petualangannya di dunia arwah. Film pertama yang memenangkan Oscar ini berhasil mencuri hati penonton dengan musik yang memukau serta cerita yang penuh makna tentang keluarga dan warisan budaya.
Setelah hampir tujuh tahun sejak perilisan film Coco yang sukses besar di seluruh dunia, Disney dan Pixar akhirnya mengonfirmasi bahwa sekuelnya, Coco 2, sedang dalam tahap awal pengembangan.
Kabar ini disampaikan langsung oleh CEO Disney, Bob Iger, yang memastikan bahwa film ini akan tetap mempertahankan elemen khasnya, yakni humor, kehangatan emosional, dan petualangan yang mengesankan.
"Kami baru memulai tahap awal pengembangan Coco 2, tetapi kami tahu bahwa film ini akan dipenuhi dengan humor, hati, dan petualangan yang luar biasa. Kami tidak sabar untuk membagikan lebih banyak informasi di masa mendatang," ujar Bob Iger dalam pernyataannya.
Meskipun hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai jalan cerita, spekulasi yang beredar menyebutkan bahwa Coco 2 kemungkinan besar akan kembali berlatar di Land of the Dead, dunia arwah yang menjadi pusat kisah dalam film pertama. Para penggemar pun semakin penasaran dengan bagaimana kisah Miguel akan berlanjut dan petualangan baru apa yang akan ia hadapi di sekuel ini.
Menariknya, Coco 2 disebut akan kembali melibatkan sosok penting di balik kesuksesan film pertamanya. Lee Unkrich, yang merupakan sutradara Coco (2017), dikabarkan akan kembali berpartisipasi dalam proyek ini.
Ia akan berkolaborasi dengan Adrian Molina, yang sebelumnya ikut menulis naskah sekaligus menciptakan soundtrack ikonik di film pertama. Selain itu, Mark Nielsen, produser veteran Pixar yang dikenal lewat karyanya dalam Toy Story 4 (2019) dan Inside Out 2 (2024), juga akan turut serta sebagai produser film ini.
Sinopsis Film Coco (2017)
Coco mengisahkan perjalanan seorang anak laki-laki bernama Miguel Rivera yang tinggal di desa kecil Santa Cecilia, Meksiko. Miguel memiliki impian besar untuk menjadi musisi terkenal, terinspirasi oleh idolanya, Ernesto de la Cruz. Namun, keinginannya itu mendapat tentangan keras dari keluarganya, yang menolak musik akibat pengalaman buruk di masa lalu.
Suatu ketika, Miguel secara tidak sengaja menjatuhkan foto keluarga dari altar ofrenda di rumahnya. Dari insiden ini, ia menemukan bahwa gitar milik kakek buyutnya dalam foto tersebut identik dengan gitar legendaris Ernesto de la Cruz. Hal ini membuat Miguel semakin yakin bahwa Ernesto adalah leluhurnya dan semakin bertekad untuk mengejar mimpinya di dunia musik.
Baca Juga: Film Komang, Kisah Cinta dan Perjuangan yang Diangkat ke Layar Lebar
Dalam usahanya mengikuti kompetisi bakat di malam perayaan Día de los Muertos, Miguel nekat mengambil gitar Ernesto dari makamnya. Namun, tindakannya itu mengakibatkan kutukan yang membawanya ke dunia arwah, atau Land of the Dead. Untuk bisa kembali ke dunia manusia sebelum matahari terbit, Miguel harus mendapatkan restu dari leluhurnya.
Di dunia arwah, Miguel bertemu dengan Hector, sosok yang mengenal Ernesto dan bersedia membantunya. Sebagai gantinya, Hector meminta Miguel untuk membawa fotonya ke dunia manusia agar ia tidak terlupakan oleh keluarganya. Perjalanan mereka pun mengungkap kebenaran mengejutkan tentang keluarga Miguel serta siapa sebenarnya kakek buyutnya.
Hingga kini, Disney dan Pixar belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai plot, karakter, maupun pengisi suara yang akan terlibat dalam proyek Coco 2. Namun, dengan reputasi luar biasa yang dimiliki film pertamanya, sekuel ini dipastikan akan menjadi salah satu film animasi yang paling dinanti oleh para penggemar di seluruh dunia.
Penulis : Naufal Indra Mahardika, Mahasiswa magang UPN “Veteran” Jawa Timur
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira