JP Radar Kediri – Film horror terbaru Indonesia yakni Pabrik Gula akan tayang dalam dua versi.
Yakni akan menghadirkan versi tanpa sensor atau Pabrik Gula Uncut.
Film yang diproduksi oleh Manoj Punjabi ini akan tayang pada akhir Maret 2025 ini.
Du aversi penayangan ini nantinya terdiri dari versi jam kuning (17+) dan versi jam merah (21+).
Seperti yang dilansir dari antaranews.com, perbedaan utama terletak pada tingkat sensor yang diterapkan, di mana versi jam kuning lebih ramah untuk penonton remaja, sementara versi jam merah ditujukan khusus bagi penonton dewasa.
Untuk diketahui, versi jam merah, atau Pabrik Gula Uncut, adalah versi tanpa sensor yang tidak mengalami pemotongan adegan, sehingga memberikan pengalaman menonton yang lebih utuh dan intens.
Meski perbedaan durasi antara kedua versi ini hanya terpaut satu menit, versi jam merah hanya boleh ditonton pada jam tayang pada malam hari karena sesuai dengan ketentuan usia.
Lebih lanjut, Film Pabrik Gula yang diangkat dari kisah nyata karya SimpleMan yang pernah viral di Twitter ini tidak hanya akan tayang di Indonesia pada akhir Maret 2025, tetapi juga akan dirilis di Amerika Utara, termasuk dalam format IMAX, pada April 2025.
Pemutaran perdana fil yang disutradari oleh Awi Suryadi di Los Angeles dijadwalkan pada 27 Maret 2025, menandai pencapaian penting bagi perfilman horor Indonesia di kancah internasional.
Cerita yang diadaptasi dari pengalaman nyata ini menambah daya tarik tersendiri bagi para penggemar horor, terutama yang mengikuti kisahnya sejak pertama kali beredar di dunia maya.
Sinopsis
Pabrik Gula mengisahkan sekelompok buruh musiman yang bekerja di sebuah pabrik gula tua yang menurut cerita orang-orang terdahulu dihuni oleh arwah penasaran.
Mereka tidak hanya menghadapi kerasnya pekerjaan, tetapi juga kejadian-kejadian aneh yang semakin mengusik ketenangan mereka.
Cerita berpusat pada Endah (Ersya Aurelia) dan Jaka (Arbani Yasiz), yang bersama rekan-rekannya harus menghadapi teror makhluk halus pendendam.
Agar bisa selamat, mereka harus mengungkap misteri di balik kemunculan kekuatan gelap yang menghantui tempat itu sebelum semuanya terlambat.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira