JP Radar Kediri- Istilah blood diamond ternyata bukan sekadar judul film. Namun, memang benar ada dalam kehidupan nyata! Itu adalah batu permata dari daerah konflik yang diselundupkan.
Anda pernah nonton film Blood Diamond yang dibintangi Leonardo Dicaprio? Film itu berkisah tentang tentara Afrika Selatan bekerjasama dengan seorang nelayan untuk mencari batu permata langka di Sierra Leone – yang sedang dilanda perang saudara.
Setelah dirilis, film ini menjadi sorotan dunia internasional. Sebab blood diamond adalah istilah di industri berlian dan batu permata untuk berlian yang berasal dari daerah konflik, dan diselundupkan atau dijual untuk membiayai pemberontakan atau perang di negara tersebut.
Jadi di balik keindahan berlian tersebut ada ratusan hingga ribuan orang yang kehilangan nyawanya karena perang. Tekanan dunia internasional mengenai blood diamond terpusat pada Belgia. Mengapa?
Seluruh jawabannya ada di Antwerp – salah satu kota pelabuhan di Belgia. Khususnya di Hoveniersstraat. Itu adalah nama distrik di kota Antwerp. Gedung-gedung di distrik ini didirikan dari tahun 1960, mirip seperti distrik lainnya di kota Antwerp. Namun kalau diperhatikan lagi, kalian pasti akan menemukan banyak CCTV di area tersebut, bahkan dijaga oleh polisi dan tentara bersenjata.
Alasannya karena Hoveniersstraat adalah pusat industri berlian di dunia!. Sekitar 84 persen berlian kasar dan 50 persen dari berlian potong di dunia dijualbelikan di sini. Dan reputasi sebagai pusat industri berlian telah berlangsung berabad-abad – tepatnya 1447. Pada tahun tersebut dikeluarkan peraturan bahwa pedagang dilarang menjualbelikan batu permata palsu.
Saking besarnya industri berlian di Antwerp, pada tahun 1950an Antwerp memiliki sekitar 40 ribu pekerja pemoles berlian. Namun sayang, karena kemajuan teknologi, saat ini Antwerp hanya memiliki sekitar 500 orang pemoles yang terdaftar.
Penulis: Endro Purwito
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira