JP Radar Kediri – Menjelang penayangan film bioskop berjudul A Business Proposal pada Kamis (6/2), film yang dibintangi Abidzar Al-Ghifari dan Aril Tatum ini justru menuai kontroversi.
Bahkan muncul boikot film A Business Proposal di media sosial.
Bukan karena produksi filmnya, namun hal ini lantaran pengakuan Abizar yang mengatakan memilih tak menonton versi drakornya.
Hal ini diperparah dengan dengan pernyataan anak almarhum Uje itu di sebuah podcast yang menyebut fans drakor adalah penggemar fanatik.
Sontak banyak warganet yang marah dan kecewa dengan ungkapan Abizar.
Film A Business Proposal merupakan adaptasi dari webtoon dan sudah pernah dibuat dalam bentuk drama Korea.
Baca Juga: Iwan Fals dan Istri Jalani Pemeriksaan hingga Dicecar 16 Pertanyaan, Terkait Kasus Apa?
Selain itu, sejak muncuk trailernya, banyak penggemar yang sudah skeptis.
Hal ini lantaran mereka khawatir film versi Indonesia ini tak mampu menghadirkan cerita yang menarik tanpa kehilangan daya tarik utama versi aslinya.
Namun demikian, terkait polemik tersebut, aktor Abidzar Al-Ghifari meminta maaf atas kegaduhan yang ditimbulkannya dalam film A Business Proposal.
Putra mendiang Ustaz Jefri Al Buchori itu menyampaikan permohonan maafnya lewat akun Instagramnya.
"Saya memohon maaf untuk semua yang telah tersakiti atas sikap, perbuatan dan ucapan saya yang salah," tulisnya pada Selasa (4/2/2025).
Abidzar juga mengucapkan terima kasih karena telah diberi pelajaran berharga terutama dari kritik dan saran yang datang kepadanya.
Ia memastikan pelajaran itu akan membuatnya menjadi lebih dewasa dan bijaksana.
Tak jauh berbeda dengan versi Korea, A Business Proposal versi Indonesia ini menceritakan tentang Sari (Ariel Tatum) yang merupakan karyawan di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kuliner.
Sari diketahui memiliki sahabat dekat bernama Yasmin (Caitilin Halderman).
Pada suatu hari, karena mengalami masalah ekonomi, Sari sepakat untuk menggantikan Yasmin pergi ke sebuah kencan buta.
Baca Juga: Viral Video 1 Menit 14 Detik Diduga Mirip Bulan Sutena, Begini Faktanya
Namun Yasmin meminta agar Sari tampil aneh, supaya calon pasangan kencan butanya itu merasa illfeel padanya.
Namun, ternyata pasangan di kencan buta tersebut adalah pemimpin tempat dia bekerja, yaitu Utama (Abidzar Al-Ghifari).
Karena Utama sudah terlanjur melihat wajah Sari saat kencan buta, membuat Sari kerap bersembunyi setiap kali bertemu dengan Utama di kantor.
Meski keduanya mencoba mengabaikan momen kencang buta yang sempat terjadi di antara mereka, benih-benih cinta antara keduanya justru mulai tumbuh seiring berjalannya waktu.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah