JP Radar Kediri - Pernah perhatikan kalau tempat nongkrong anak muda sekarang isinya bukan lagi bar remang-remang? Kini justri coffeeshop estetik yang buka sampai malam bahkan 24 jam. Ini bukan kebetulan, data mmbuktikan Gen Z adalah generasi paling sadar atau mindfull yang perlahan meninggalkan budaya mabuk-mabukan.
Berikut bukti bahwa Gen Z telah memilih kopi daripada alkohol:
Studi global menunjukan perubahan drastis dalam kebiasaan minum antar generasi. Sebuah Laporan dari World finance mencatat bahwa rata-rata Gen Z mengonsumsi alkohol 20% persen lebih sedikit dibandingkan generasi Milenial.
Karena Gen Z tumbuh di era digital di mana segala hal terekam jejak digitalnya. Melakukan hal memalukan yang viral di medsos merupakan mimpi buruk bagi personal branding mereka, selain itu Gen Z juga menganggap kesehatan mental sama pentingnya dengan fisik, dan mereka tau alkohol merusak keduanya.
2. Data Indonesia Konsumsi Alkohol Terus Turun
Kalau ada yang bilang anak muda Indonesia makin "nakal", data BPS justru bilang sebaliknya. Badan Pusat Stastistik (BPS) mencatat penurunan konsumsi alkohol perkabita penduduk usia 15 tahun ke atas, angkanya turun dari 0,36 liter menjadi 0,33 liter dalam setahun terakhir.
Dimana artinya tren ini konsisten menurun dan menunjukan bahwa alkohol makin tidak relevan dalam gaya hidup harian masyarakat Indonesia, termasuk anak mudanya.
3. Kopi Adalah Gaya Hidup
Jika alkohol ditinggalkan, ke mana uang jajannya lari?, survei dari Jakpat (Jajak Pendapat) menunjukan bahwa 66% Gen Z di Indonesia secara rutin mengonsumsi kopi.
Bagi Gen z, kopi bukan hanya minuman penahan kantuk, tapi simbol produktivitas, berbeda dengan generasi tua yang minum kopi hitam pahit, Gen Z lebih suka variasi seperti (kopi susu aren, latte, dll) dan menikmatinya sebagai teman kerja (WFC) atau sekedar nongkrong.
4. Munculnya Tren "Sober Curious" & "Soft Clubbing"
Anak muda di kota-kota besar seperti Jakarta mulai mencari hiburan malam yang tidak melibatkan alkohol alias alcohol-free party, mereka ingin bersosialisasi tanpa hangover di pagi harinya.
Penelitian dari Flinders University menyebutkan bahwa Gen Z secara sosiologis mendefinisikan ulang makna "bersenang-senang", mereka lebih memilih koneksi nyata yang sadar (sober) daripada koneksi semu karena pengaruh alkohol.
Masa depanmu terlalu mahal buat dilewatkan dengan hangover. Mending jantung berdebar karena kopi dan ambisi, daripada pusing karena gengsi. Stay sober, stay sharp!
Penulis adalah Ragil Arya Kusuma, mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian