JP Radar Kediri- Pernah nggak kamu merasa aneh? Kalo lagi nugas di kamar yang sepi malah gak selesai-selesai dan ujung-ujungnya ketiduran. Begitu pindah ke kafe yang ramai dengan suara mesin kopi dan obrolan pengunjung, ide-ide justru langsung mengalir deras.
Tenang, kamu nggak lagi mencari alasan untuk boros kok. Fenomena ini dikenal sebagai Coffee Shop Effect . Ada penjelasan ilmiah di balik fenomena di mana otak kita justru bekerja lebih baik di tengah keramaian.
Baca Juga: Work From Cafe: Produktif, Estetik, dan Bisa Jadi Ajang Networking
Salah satu penelitian yang dipublikasikan di Journal of Consumer Research, menunjukkan bahwa tingkat gangguan sedang (sekitar 70 desibel), seperti suasana kafe yang ramai, ideal untuk meningkatkan kreativitas karena gangguan suara pada tingkat ini mendorong pemrosesan informasi yang lebih abstrak.
Sebaliknya, lingkungan yang terlalu sepi atau terlalu bising cenderung kurang mendukung munculnya kreativitas. Keheningan total terkadang malah menakutkan bagi otak, sehingga membuat kita terlalu peka pada gangguan kecil.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Cafe Baru di Kediri: Tempat Nongkrong Unik, Instagramable, dan Nyaman untuk Nugas
Selain itu, ada faktor psikologis Fasilitasi Sosial . Saat melihat orang di sekitar kita sedang sibuk nugas, otak kita FOMO. Otak kita secara tidak sadar terdorong untuk ikutan produktif. Ada semacam "tekanan sosial" positif yang membuat kita merasa malu jika kita hanya menggulir media sosial sementara orang di meja sebelah sedang produktif.
Jadi, jangan merasa bersalah. Uang yang kamu keluarkan untuk segelas kopi bukan sekadar membeli rasa, melainkan "menyewa" fokus dan produktivitas.
Penulis adalah Dita Citra Oktaviana, Mahasiswa Universitas Negeri Malang. Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian