Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Apa Itu Scam AI? Bagaimana Cara Mencegahnya? Berikut Tips untuk Gen Z di Era Kemajuan AI

Redaksi Radar Kediri • Kamis, 4 Desember 2025 | 06:12 WIB

Ilustrasi Scam Menggunakan Teknologi Deepfake AI
Ilustrasi Scam Menggunakan Teknologi Deepfake AI
 

JP Radar Kediri- Fenomena scam kini berkembang semakin cepat seiring berkembangnya kecerdasan buatan (AI). Tidak lagi sekedar link spam atau download aplikasi mencurigakan, pelaku kini mulai memanfaatkan teknologi deepfake berbasis audio dan video yang mampu meniru gaya bicara hingga ekspresi seseorang dengan sangat meyakinkan.

Contohnya dapat dilihat dari maraknya video AI artis yang seolah-olah mmpromosikan produk tertentu, hingga tokoh agama yang tampak mengajak masyarakat menyampaikan ke situs amal palsu.

Jika anda adalah seorang Gen Z yang masih merasa bingung membedakan konten asli dan rekayasa atau bahkan pernah menjadi korban penipuan berbasis AI, berikut penjelasan serta tips agar Gen Z dapat lebih waspada dan tidak mudah menjadi korban penipuan AI.

Baca Juga: Panduan Gen Z yang Ingin Terjun ke Dunia Film tapi Bingung untuk permulaannya

Apa Itu Scam AI?

Scam berbasis AI pada dasarnya merupakan bentuk penipuan digital yang memanfaatkan AI untuk membuat deepfake, yaitu memanipulasi wajah dan suara seseorang agar terlihat seperti video asli. Jika dulu penipuan identik dengan pesan singkat, telepon misterius, atau tautan phising, kini teknologi AI membuat modus-modus tersebut jauh lebih canggih dan meyakinkan. 

Kemunculan kembali arus scam ini dipicu oleh pesatnya perkembangan model AI generatif sejak tahun 2023, yang memungkinkan siapa saja dapat membuat deepfake (gambar/video palsu yang sangat meyakinkan) dalam hitungan menit. Modus seperti ini biasanya muncul di berbagai platform digital yang akrab dengan Gen Z, mulai dari Facebook, Instagram, hingga TikTok.

Baca Juga: Tips ala Gen Z Mengatasi Kebiasaan Ngemil Terus-Terusan saat WFH

Tips Agar Terhindar dari Scam AI

1. Perhatikan Detail Kecil pada Wajah dan Gerak Bibir

Deepfake AI umumnya terlihat mulus, namun masih menyisakan celah. Pertama, Anda dapat memperhatikan gerakan bibir apakah sinkron dengan suaranya, kemudian apakah ekspresi terlihat kaku, atau ada bagian wajah yang tampak seperti tempelan. Jika Anda sudah bisa menemukan satu atau lebih kejanggalan tersebut, sudah cukup kuat untuk Anda dapat menyimpulkan apakah konten tersebut hasil scam AI atau bukan.

2. Cek pencahayaan dan Bayangan yang Tidak Konsisten

Selain detail kecil pada wajah, tidak sedikit juga kejanggalan tersebut muncul karena hasil deepfake gagal menyatukan pencahayaan wajah yang direkayasa dengan lingkungan di sekitarnya. Jika Anda menemukan wajah yang tampak lebih terang atau gelap daripada benda disekitarnya, itu dapat menjadi indikasi video tersebut merupakan hasil rekayasa deepfake.

Baca Juga: Tips Jaga Kesehatan Mata untuk Gen Z yang Sulit Lepas dari Gawai

3. Gunakan Kolom Komentar sebagai Petunjuk

Jika Anda masih bingung untuk membedakannya walaupun sudah melakukan tips diatas, gunakan kolom komentar untuk mencari bantuan dari pengguna lain. Banyak pengguna yang lebih dulu menemukan kejanggalan-kejanggalan yang lebih detail, seperti frame glitch, suara yang tidak natural, atau promosi yang terasa janggal dari figur publik tertentu. Membaca komentar ketika masih bingung dapat membantu Anda menemukan petunjuk kejanggalan dari pengguna lain.

4. Bandingkan dengan Konten di Akun Resmi

Jika video menampilkan artis, tokoh masyarakat, atau tokoh agama yang mempromosikan sesuatu, cari unggahan asli di akun resmi mereka. Penipu sering memanfaatkan wajah orang terkenal untuk mengiklankan investasi palsu, donasi fiktif, hingga promo e-commerce ilegal. Ketidaksesuaian konten biasanya mudah terlihat jika Anda membandingkannya secara langsung.

Baca Juga: Menulis Pulang: Ketika Literasi Menuntun Gen Z Menemukan Diri

5. Jangan Terburu-Buru Mengklik Link atau Tawaran Promo

Deepfake sering dipadukan dengan link phising yang mengarah ke situs palsu. Apa pun isi videonya, seperti promo, giveaway, atau ajakan donasi, pastikan tidak langsung mengklik link yang disertakan tanpa cek keasliannya.

Serangan scam dan phishing berbasis AI diperkirakan akan terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi. Bagi Gen Z yang tumbuh dan beraktivitas di ruang digital, kewaspadaan menjadi benteng utama agar tidak mudah dimanipulasi oleh konten palsu. 

Dengan memahami cara kerja scam AI dan menerapkan langkah-langkah antisipasi sederhana, Anda tidak hanya melindungi data pribadi, tetapi juga menjaga keamanan digital di tengah era informasi yang kian kompleks.

Penulis adalah Azza Rizky Fayawa, Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya. Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#scam ai #Penipuan Deepfake AI #penipuan AI Deepfake #apa itu scam ai #penipuan ai catut nama presiden prabowo subianto #penipuan AI Prabowo #tips gen z #Penipuan AI