Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tips Gen Z Membedakan Barang Branded Ori dan KW saat Thrifting

Internship Radar Kediri • Selasa, 21 Oktober 2025 | 12:44 WIB

Ilustrasi Belanja Thrift
Ilustrasi Belanja Thrift

JP Radar Kediri- Tren thrifting membuat Gen Z kerap merasa FOMO. Mereka biasa beramai-ramai ikut berburu barang bekas tersebut. Yang dicari adalah produk branded yang harganya jauh lebih miring dibanding harga toko resmi. Tak jarang, mereka memang sudah mengincar item tertentu, mulai dari jaket vintage hingga sepatu keluaran lama yang kini sulit ditemukan.

Namun, di balik populernya tren ini, ada risiko yang seringkali tidak dihiraukan: barang tiruan yang disamarkan sebagai produk asli. Banyak penjual yang memanfaatkan tren ini untuk menjual produk palsu dengan embel-embel “barang asli dari luar atau impor”. Karena itu, penting bagi anda untuk tetap cermat dan berpengetahuan sebelum membeli.

Berikut ini tips yang bisa membantu anda membedakan mana barang branded yang benar-benar original dan mana yang hanya KW ketika thrifting:

Baca Juga: Cara Efektif Gen Z Belajar Bahasa Inggris lewat Smartphone

1. Siapkan Pengetahuan Sebelum Berburu

Ilustrasi Konten Barang Branded
Ilustrasi Konten Barang Branded

Sebelum memastikan keaslian produk, penting untuk menyiapkan pengetahuan dasar tentang ciri khas brand ternama. anda bisa mempelajarinya melalui media sosial, video ulasan, atau forum pecinta thrifting. Mulai pelajari detail umum seperti jenis tag, kualitas bahan, hingga gaya desain tiap brand. Jika anda masih ragu, cobalah berdiskusi dengan teman yang sudah berpengalaman dalam dunia thrifting.

Pengetahuan dasar ini akan menjadi modal utama anda saat berburu, karena tanpa memahami ciri khas brand, akan sulit membedakan mana barang yang benar-benar original dan mana yang palsu.

 

2. Pastikan Toko Thrift yang Dipilih Terpercaya

Ilustrasi Toko Thrift
Ilustrasi Toko Thrift

Langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa anda berbelanja di toko yang memiliki reputasi baik. Jika membeli secara online, penting untuk mengecek reputasi toko melalui ulasan pembeli, rating, dan jumlah produk yang terjual. Sementara itu, jika Anda membeli di toko fisik, perhatikan bagaimana penjual menata produk dan seberapa terbuka mereka mengenai asal barang. 

Baca Juga: Tips untuk Gen Z Bertahan di Dunia Kerja saat Magang

Namun, tak jarang juga Gen Z yang mencari barang branded tersebut di pasar thrift yang tidak memiliki identitas toko yang jelas. Jika anda ingin mencari di pasar, anda bisa mengandalkan pengalaman teman atau komunitas. Cobalah bertanya kepada orang yang pernah berbelanja di tempat tersebut untuk mengetahui reputasi pedagang dan kualitas barang yang dijual. Langkah sederhana ini dapat membantu anda menghindari penjual yang tidak jujur dan memastikan pengalaman thrifting tetap menyenangkan serta aman.

 

3. Periksa Produk Secara Detail

Ilustrasi Memilih Barang Branded
Ilustrasi Memilih Barang Branded

Di sinilah pengetahuan anda akan diuji sepenuhnya. Mulai dari label, tag, logo, hingga bahan pakaian, cobalah memeriksa dengan teliti dan mencocokkannya dengan informasi yang sudah anda pelajari sebelumnya.

Perhatikan ketajaman cetak pada label, bentuk logo, kerapian jahitan, serta kualitas bahan. Barang asli biasanya memiliki detail yang presisi dan rapi, sedangkan barang tiruan cenderung memiliki perbedaan kecil pada font, posisi logo, atau tekstur kain.

Selain itu, beberapa brand seringkali menyertakan QR code pada tag pakaian yang bisa anda pindai untuk memverifikasi keaslian barang. Untuk sepatu, biasanya kode atau label khusus terdapat di dalam atau di luar box yang bisa dicocokkan dengan seri produk di situs resmi. Jika menemukan kejanggalan, bandingkan dengan foto dari situs brand atau review terpercaya sebelum membeli.

 

4. Tanyakan Asal dan Riwayat Barang

Ilustrasi Bertanya pada Penjual
Ilustrasi Bertanya pada Penjual

Jangan ragu menanyakan asal barang yang anda beli. Penjual yang jujur biasanya tahu dari mana produk itu didapatkan, seperti hasil impor dari Jepang, Korea, atau Eropa. Mengetahui riwayat barang tidak hanya membantu memastikan keaslian produk, tapi juga menambah wawasan tentang sumber barang branded di pasar thrift.

Baca Juga: Cara Gen Z Melatih Skill Bersosialisasi Tatap Muka di Era Digital

Selain itu, dengan mengetahui riwayat produk, anda juga bisa menilai kondisi dan umur pakaian tersebut. Barang branded original umumnya tetap memiliki daya tahan dan bentuk yang baik meskipun sudah lama digunakan. Jika penjual tampak menghindari pertanyaan atau tidak bisa menjelaskan asal barang dengan jelas, sebaiknya anda lebih berhati-hati. Transparansi penjual merupakan salah satu tanda penting bahwa produk yang dijual benar-benar terpercaya.

Di tengah tren thrifting yang semakin ramai, penting bagi Gen Z untuk tidak sekedar ikut-ikutan saja. Membeli barang branded lewat thrift bukan hanya soal tampilannya saja, tapi juga tentang memahami ciri khas dan keaslian dari produk yang anda cari.

Dengan pengetahuan dan ketelitian, anda bisa tetap menikmati keseruan berburu barang bekas thrift tanpa terjebak produk KW. Jadi, sebelum terburu-buru membelinya, pastikan anda tahu betul ciri khas dan riwayat barang itu. Dengan menerapkan 4 tips di atas, anda bukan hanya mendapatkan barang thrift berkualitas, tapi juga ikut membangun budaya belanja yang lebih pintar.

Penulis: Azza Rizky, Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#thrift baju bekas #tips thrifting online #tips thrifting #Thrift Festival #barang branded #tips gen z