Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kenapa Kita Sering Jatuh Cinta Sama yang Unavailable? Ini Penjelasan Psikologinya

Internship Radar Kediri • Selasa, 27 Mei 2025 | 00:35 WIB
Ilustrasi Orang Jatuh Cinta
Ilustrasi Orang Jatuh Cinta

JP Radar Kediri – Banyak orang tanpa sadar jatuh cinta pada sosok yang sulit dijangkau, baik secara emosional maupun fisik. Fenomena ini kerap disebut sebagai “jatuh cinta pada yang unavailable”. Tapi apa sebenarnya alasan di balik kecenderungan ini? Ternyata, penjelasannya bisa ditemukan dalam sisi psikologis manusia.

Suka Tantangan, Otak Manusia Memang Dirancang Penasaran 

Menurut para ahli psikologi, manusia memiliki kecenderungan alami untuk tertarik pada tantangan. Seseorang yang terlihat misterius, dingin, atau tidak menunjukkan minat yang jelas sering kali dianggap lebih menarik karena menimbulkan rasa penasaran.

“Ketika seseorang terasa sulit didekati, otak akan mengasosiasikan hal tersebut sebagai sesuatu yang bernilai lebih tinggi,” jelas Psikolog Klinis, Dr. Amanda Natasya. Hal ini membuat kita terdorong untuk terus mencoba mendapatkan perhatian atau cinta dari orang tersebut, meskipun hubungan tersebut terasa tidak sehat.

Jatuh Cinta pada Potensi, Bukan Realita

 Baca Juga: 9 Tanda Cowok Humoris Jatuh Cinta, Perlakuannya Bisa Beda Banget dari Biasanya!

Banyak orang mengaku tetap bertahan mencintai seseorang yang jelas-jelas tidak bisa memberikan kejelasan atau komitmen. Salah satu alasannya adalah karena kita sering mencintai potensi dari orang tersebut, bukan dirinya yang sesungguhnya.

“Orang cenderung melihat apa yang bisa terjadi, bukan apa yang nyata. Ini sangat berbahaya karena bisa menjerumuskan pada hubungan sepihak,” tambah Amanda.

Butuh Validasi, Cinta Sebagai Bentuk Pembuktian Diri

Tak jarang, seseorang jatuh cinta pada yang unavailable karena sedang mencari validasi atau pembuktian bahwa dirinya layak dicintai. Ketika berhasil mendapatkan perhatian dari seseorang yang sulit, mereka merasa lebih berharga.

Hal ini sering kali berasal dari luka masa lalu, seperti kurangnya kasih sayang atau pengalaman ditolak sebelumnya. 

Takut Komitmen? Bisa Jadi Ini Bentuk Self-Sabotage

 Baca Juga: Waspada! Ini 5 Tanda Seseorang Hanya Pura-Pura Jatuh Cinta Kepadamu

Menariknya, beberapa orang yang terlihat ingin hubungan serius ternyata secara tidak sadar takut akan keintiman yang nyata. Oleh karena itu, mereka cenderung memilih pasangan yang tidak bisa memberi komitmen.

 

 

Penulis: Aurellsya Jessica Putri Editya

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#cinta #psikolog #jatuh cinta #perasaan #psikologis #tantangan