KEDIRI, JP Radar Kediri- Tampil menarik dan elegan adalah dambaan setiap perempuan. Untuk menunjang semua itu, anak-anak muda harus melek dengan ragam model pakaian. Sebab, tren fashion itu selalu berubah mengikuti zamannya.
Saat ini, tren yang digemari anak-anak muda adalah fashion yang identik dengan motif yang memadukan elemen masa lalu, masa kini, dan masa depan. “Model gaya retro atau lawas-lawas banyak dicari. Meskipun lawas tidak membuat pengguna menjadi kelihatan tua,” aku Aida, pemilik toko baju di Desa Mojosari, Kecamatan Kras.
Baca Juga: Tren AI yang Meniru Gaya Studio Ghilbli Ramai di Medsos, Hayao Miyazaki: Ini Penghinaan.
Dan yang paling penting dari model tersebut adalah harganya yang masih terjangkau. Tidak semahal baju branded yang dijual di mall. Ini menjadi daya tarik bagi para pembeli.
Tren pakaian one set mejadi model yang paling diburu. Alasannya simpel. Pembeli tidak perlu memadupadankan lagi antara celana dan baju. “Lebih praktis, tinggal mencari warna jilbabnya saja,” aku perempuan berusia 28 tahun itu.
Baca Juga: Mahasiswa Informatika UPN Veteran Jawa Timur Jalani Internship di Jawa Pos Radar Kediri
Aida juga mengaku senang mengamati model baju dari tahun ke tahun. Sebab setiap tahunnya memiliki ciri khas tersendiri. Seperti model baju shimmer, katun bolong (katbol), dan lain-lain.
“Itu kan setiap mau lebaran trennya selalu masuk tiktok. Shimmer-shimer, katbol-katbol,” ungkapnya sembari tertawa.
Baca Juga: FOMO Pahala? Ini Cara Gen Z Manfaatin Ramadhan dengan Hijrah Digital
Perempuan asli Desa Mojosari, Kras ini menjelaskan jika mengikuti tren baju setiap tahun bahkan setiap bulan selalu ada yang baru. Itu karena memang konsep dari bisnis fast fashion. Memprioritaskan produksi pakaian secara cepat untuk mengikuti tren baru dengan harga terjangkau.
Sebagai pembeli tentu harus bijak dalam memilih model pakaian. Usahakan yang bisa digunakan dalam kondisi dan situasi apapun. Tak hanya itu, pilih bahan pakaian yang nyaman ketika digunakan.
Baca Juga: Mengapa Gen Z Dikatakan Sulit Beradaptasi di Dunia Kerja? Simak Alasannya
Untuk model baju saat ini didominasi oleh motif yang bergaya retro. Seperti corak-corak baju pada zaman dahulu. Bedanya sekarang ini motif tersebut cenderung dikombinasikan dengan warna-warna pastel. Seperti putih, merah muda, ungu pastel, hijau pastel, dan sejenisnya.
Tak hanya itu, biasanya juga ada yang dibentuk menyerupai fashion baju Korea. Dengan karakteristik blazer dan rok pendeknya. “Apapun motifnya tren baju saat ini rata-rata dibikin one set. Mungkin karena permintaan masyarakat ingin lebih simpel,” tandasnya.
Baca Juga: Ini 7 Cara Mendapatkan Uang dari Internet Tanpa Modal
Tidak semua orang cocok memakai baju yang sedang ngetren. Sebab setiap individu memiliki karakteristik dalam berpakaian.
“Kan ada orang yang memang pantas memakai pakaian formal. Tapi ketika dia mencoba memakai model pakaian kasual justru tidak cocok,” tuturnya sembari mencontohkan model pakaian feminim dan tomboy.
Baca Juga: 17 Istilah Jepang Ini Mirip Bahasa Jawa, Nomor 5 Bikin Ngakak!
Tetap perlu mengenali karakteristik diri sendiri. Sehingga bisa menentukan pakaian mana yang cocok untuk dikenakan. “Sesuai pepatah Jawa yang mengatakan ‘ajining rogo soko busono’. Harga diri seseorang berasal dari pakaiannya,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian