Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tren AI yang Meniru Gaya Studio Ghilbli Ramai di Medsos, Hayao Miyazaki: Ini Penghinaan.

Ilmidza Amalia Nadzira • Minggu, 6 April 2025 | 06:05 WIB
Hayao Miyazaki di Meja Kerjanya
Hayao Miyazaki di Meja Kerjanya

JP Radar Kediri – Kemudahan dari teknologi yang tercipta di masa kini membuat semua orang menjadi merasa terbantu untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Tujuan awal diciptakannya hal tersebut berangkat dari permasalahan awal, dimana banyak orang yang merasa terkendala dalam menyelesaikan pekerjaan mereka.

Hingga akhirnya, terciptalah salah satu teknologi yang saat ini berkembang pesat di masyarakat luas termasuk Indonesia, yaitu AI.

Artificial Intelligent (AI) atau yang disebut juga dengan kecerdasan buatan menjadi salah satu teknologi yang manfaatnya benar-benar sangat dirasakan oleh masyarakat.

Namun, kemudahan yang dirasakan nyatanya tidak selalu dirasakan oleh semua orang.

Hayao Miyazaki, Salah satu pendiri studio Ghibli, merasa terhina atas kerja kerasnya dalam menciptakan karya yang dengan mudahnya ditiru oleh Artificial Intelligent (AI).

Tak perlu membutuhkan waktu yang lama, teknologi tersebut dapat dengan cepat meniru gambar yang suda menjadi ciri khas gambar studio Ghilbli.

Media sosial saat ini diramaikan dengan hasil replika AI yang meniru gaya gambaran seperti karya dalam studio Ghilbli hanya dalam hitungan detik saja.

Beberapa tahun terkahir, beberapa alat pembuat gambar berbasis AI seperti Midjourney, DALL·E, hingga Stable Diffusion, memberikan kemudahan bagi siapa pun untuk bisa menciptakan gambar bernuansa Ghibli sesuai dengan perintah yang diketikkan.

Hasilnya, para pengguna bisa mendapatkan ilustrasi yang menyerupai dunia Totoro atau bathhouse dalam Spirited Away.

Mirisnya, teknologi tersebut justru makin digandrungi masyarakat luas.

Studio Ghibli sendiri tidak pernah menyatakan dukungan terhadap karya-karya AI semacam itu. Bahkan, Miyazaki dalam dokumenter tahun 2016 menanggapi proyek animasi AI dengan tegas: “Saya merasa ini adalah penghinaan terhadap kehidupan itu sendiri.”

Penulis : Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.   

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar kediri #ai #teknologi #karya #penghinaan #Hayao Miyazaki #studio ghibli