JP Radar Kediri - Siapa yang tak suka makanan manis? Namun, tahukah kamu bahwa konsumsi gula berlebih bisa memicu berbagai masalah kesehatan yang serius.
Gula merupakan salah satu sumber energi yang di butuhkan tubuh manusia, namun konsumsi gula berlebih dapat berdampak buruk pada kesehatan.
Mengonsumsi gula tambahan secara berlebih bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan.
Berikut hasil resum tanda-tanda tubuh sudah terlalu banyak makan gula:
1.Mudah Lapar dan Lelah
Konsumsi gula yang berlebihan dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah secara tiba-tiba, diikuti oleh penurunan yang drastis.
Hal ini membuat kita merasa cepat lapar dan lelah karena tubuh kekurangan energi. Selain itu, gula yang tidak terpakai akan diubah menjadi lemak dan disimpan dalam tubuh.
2. Penglihatan Kabur
Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah kecil di mata, menyebabkan pembengkakan lensa dan penglihatan buram.
Kondisi ini tidak hanya menandakan kelebihan gula darah, tetapi juga bisa terkait dengan masalah mata lainnya, seperti ulkus kornea.
3. Penurunan Berat Badan Secara Signifikan
Penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas atau tanpa perubahan pada pola makan dan kesehatan dapat menjadi tanda gula darah tinggi.
Hal ini terjadi karena gula tetap berada di dalam darah, tetapi tubuh tidak dapat menggunakannya sebagai energi.
Akibatnya, tubuh mulai memecah lemak dan otot untuk mendapatkan energi, yang menyebabkan penurunan berat badan secara signifikan.
4. Luka Lama Sembuh
Tingginya kadar gula darah dapat memperlambat proses penyembuhan luka. Gula darah yang tinggi merusak saraf dan pembuluh darah, yang kemudian mengganggu sirkulasi darah.
5. Ingin Makan Manis Terus-Menerus
Gula dapat memicu pelepasan dopamin, hormon yang terkait dengan rasa senang.
Hal ini membuat kita kecanduan gula dan terus-menerus menginginkan makanan manis.
6. Tekanan Darah Tinggi
Konsumsi gula berlebih dapat merusak lapisan pembuluh darah, sehingga memicu penumpukan plak dan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.
7. Masalah Kulit
Gula dapat memicu peradangan dalam tubuh, yang dapat memperburuk kondisi kulit seperti jerawat dan mempercepat penuaan dini.
8. Nyeri pada Kaki
Nyeri pada kaki bisa menjadi tanda tingginya kadar gula darah, yang dapat menyebabkan kerusakan saraf atau dikenal sebagai neuropati diabetik.
Kerusakan saraf ini bisa terjadi di bagian tubuh mana saja, namun paling sering menyerang kaki karena sirkulasi darah dari kaki ke jantung lebih sulit.
Gejalanya meliputi kesemutan, nyeri, atau mati rasa pada kaki.
Jangan abaikan tanda-tanda tersebut, mengurangi konsumsi gula tambahan dan beralih ke makanan sehat adalah langkah bijak untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
Jangan lupa periksakan kadar gula darah secara rutin untuk dapat mendeteksi masalah lebih awal, sebelum menjadi masalah yang lebih serius.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah