JP Radar Kediri - Quentin Jakoba, Mantan pelatih fisik timnas Curacao itu diketahui mengisyaratkan dirinya menjadi pelatih fisik baru Timnas Indonesia.
Pengakuan tersebut ia unggah di Instagram Story miliknya dengan menampilkan foto Timnas Indonesia yang berisikan trio Patrick Kluivert, Alex Pastoor, dan Danny Landzaad.
Dalam unggahan tersebut ia menuliskan kalimat yang menyatakan kebanggannya sebagai pelatih fisik.
"Bangga menjadi bagian dari tim ini sebagai pelatih fisik," tulis @qjakoba dengan menyertakan emoji bendera Indonesia.
Lantas seperti apa profil dan rekam jejak Quentin Jakoba?
Profil dan Rekam Jejak Quentin Jakoba
Lahir pada 19 Desember 1987 di Tilburg, Belanda, Quentin Jakoba memiliki minat di dunia sepak bola sejak kecil.
Untuk pertama kalinya, ia bergabung dengan akademi Willem II, salah satu klub ternama di Belanda. Disana Jakoba mengasah kemampuannya sebagai bek.
Setelahnya, dirinya bermain di berbagai level liga Belanda bersama klub-klub seperti FC Eindhoven, ASWH, dan Kozakken Boys.
Kariernya sebagai pemain mencapai puncak ketika ia dipanggil membela Timnas Curacao, mencatatkan 9 caps antara tahun 2016 hingga 2020.
Setelah memutuskan gantung sepatu pada tahun 2020, Jakoba langsung mengambil langkah untuk mengembangkan kariernya di bidang kepelatihan fisik.
Hingga pada 2021, dirinya mendapat kesempatan bekerja sama dengan Patrick Kluivert di Timnas Curacao.
Hubungan profesional keduanya berlanjut hingga ke klub Turki, Adana Demirspor, meski hanya bertahan hingga Desember 2023.
Dari segi pengalaman, Jakoba bekerja di berbagai level kompetisi, mulai dari klub divisi empat Belanda hingga tim nasional.
Jakoba pernah menjadi Pelatih Fisik Kozakken Boys (2020-2021), Pelatih Fisik Timnas Curacao (2021-2023), Pelatih Fisik NAC Breda Belanda (2021-2023), dan Pelatih Fisik Adana Demirspor Turki (Juni-Desember 2023).
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah