JP Radar Kediri – Usai dipecatnya Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Senin (6/1), muncul beberapa nama yang digadang akan menduduki kursi pelatih timnas.
Salah satu nama yang ramai diperbincangkan adalah Patrick Kluivert. Mantan penyerang Timnas Belanda itu belakangan ini santer disebut sebagai salah satu kandidat terkuat untuk menggantikan Shin Tae-yong.
Hal ini diperkuat dengan postingan pakar transfer Italia, Fabrizio Romano. Di media sosialnya, dia membocorkan bahwa Patrick Kluivert yang akan jadi pengganti pelatih asal Korea Selatan tersebut dengan kontrak selama dua tahun.
“Patrick Kluivert telah menandatangani kontrak sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Kesepakatan selesai dengan durasi dua tahun dan opsi perpanjangan dua tahun. Ia akan diperkenalkan pada 12 Januari mendatang di Indonesia,” tulis Romano di akun media sosialnya @fabrizioramano.
Sontak profil hingga track record Kluivert jadi incaran warganet. Banyak yang penasaran dengan sosok dan sepak terjangnya di dunia sepak bola.
Track Record Patrick Kluivert
Patrick Kluivert dikenal luas sebagai salah satu striker terbaik dunia di era 1990-an.
Dia mengawali kariernya di Ajax Amsterdam, yang kemudian merumput di beberapa klub top Eropa seperti AC Milan, Barcelona, dan Newcastle United.
Selama kariernya, dia tercatat mencetak 122 gol dari 257 pertandingan di Barcelona.
Bersama Timnas Belanda, Kluivert juga berhasil mencetak gol kemenangan pada perempatfinal Piala Dunia 1998 melawan Argentina.
Setelah gantung sepatu di tahun 2008, Kluivert kemudian terjun ke dunia kepelatihan.
Karier kepelatihan Patrick Kluivert dimulai ketika dirinya menjadi pelatih penyerang AZ Alkmaar di tahun 2008-2009.
Posisinya kemudian dipindahkan menjadi asisten pelatih di Brisbane Roar, lalu kembali jadi pelatih penyerang di NEC Nijmegen dan pelatih FC Twente U-21.
Selain itu, di pentas Internasional, Patrick Kluivert pernah menjadi asisten pelatih Timnas Belanda di tahun 2012-2014.
Kemudian, menjadi asisten pelatih Timnas Curacao selama dua periode dari tahun 2015-2016 dan caretaker di tahun 2021.
Pria berusia 48 tahun itu juga pernah menjadi pelatih Ajax untuk kelompok usia 19 tahun, lalu asisten pelatih Timnas Kamerun, pelatih akademi Barcelona, dan jadi pelatih klub Turki, Adana Demirspor di tahun 2023.
Selain pernah menjadi pelatih, Patrick Kluivert juga diamanahkan sebagai Direktur Olahraga PSG pada 2016-2017.
Adapun formasi andalannya adalah 4-2-3-1.
CV eks striker Barcelona itu juga beredar di media sosial. Salah satunya yang ramai jadi sorotan adalah postingan akun @Utdabout.
Akun itu menunjukkan rangkuman track-record Patrick Kluivert yang dinilai kurang meyakinkan.
"Rangkuman track-record Patrick Kluivert yang sangat kurang meyakinkan," tulis @Utdabout.
Patrick Kluivert juga disebut "kacangan" karena hanya sempat melatih beberapa tim sebagai pelatih kepala.
Di antaranya FC Twente U-21 (2011-2013), Curacao (2015-2016 dan 2021), Ajax Amsterdam U-19 (2016) dan Adana Demirspor (2024).
Selain itu, Patrick Kluivert juga merupakan sosok kontroversial yang pernah terlibat kasus judi pada 2017.
"Patrick Kluivert: pernah judi, pernah nabrak orang sampe meninggal padahal fans Ajax, diduga ngelakuin pelecehan seksual tapi kurang bukti," tulis @dreamermager.
Tak hanya itu, Kluivert diduga memiliki utang judi senilai satu juta euro kepada geng kriminal yang diselidiki atas pengaturan pertandingan.
Namun, keterkaitan dengan aktivitas ilegal tersebut dibantah keras olehnya, meskipun dipanggil untuk berbicara dengan polisi sebagai saksi.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah