Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Hari Ibu, Kunto Aji Rilis Lagu Baru Berjudul ‘Melepas Pelukan Ibu’

Redaksi Radar Kediri • Senin, 23 Desember 2024 | 21:26 WIB
Photo
Photo

JP Radar Kediri – Di Indonesia, setiap tanggal 22 Desember diperingati sebagai hari Ibu. Hari Ibu pertama kali dicetuskan dalam Kongres Perempuan Indonesia I yang dihadiri oleh sekitar 1.000 peserta dari 30 organisasi perempuan. 

Dalam kongres tersebut, para peserta sepakat untuk menetapkan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu, yang kemudian secara resmi ditetapkan oleh Presiden Soekarno melalui Keputusan Presiden No. 316 Tahun 1959. 

Peringatan Hari Ibu tidak hanya menjadi momen untuk menghargai jasa para ibu, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan bangsa.

Pada Sabtu (21/12), salah satu musisi kondang di Indonesia, Kunto Aji, rilis lagu baru bertajuk ‘Melepas Pelukan Ibu’.

Musisi kelahiran 1987 tersebut merilis lagu satu hari sebelum peringatan Hari Ibu dalam rangka untuk merayakan peringatan tersebut.

Lagu ‘Melepas Pelukan Ibu’ ini merupakan bagian dari album ketiga Kunto Aji, berjudul Pengantar Purifikasi Pikir yang menggambarkan momen emosional saat seorang anak harus meninggalkan rumah dan ibunya untuk memulai kehidupan baru.

Dalam lagu ini, Kunto Aji menyajikan tiga perspektif yang berbeda. Pertama, dari sudut pandang seorang ibu muda yang membayangkan masa depan anaknya. 

Kedua, dari perspektif seorang ibu yang harus merelakan anaknya pergi merantau. Dan ketiga, sudut pandang anak yang berusaha meyakinkan ibunya bahwa ia siap menghadapi tantangan dan tanggung jawab hidup yang lebih besar.

Kunto Aji bekerja sama dengan Afif Gifano dan Pandji Akbari Kautsar dalam menciptakan lagu ini. Melalui karyanya, ia ingin menyampaikan bahwa perpisahan dengan ibu bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru yang penuh harapan.

Selain versi audio, lagu ‘Melepas Pelukan Ibu’ juga diluncurkan dalam bentuk video musik yang disutradarai oleh Aco Tenriyagelli.

Bahkan MV tersebut sudah ditonton sebanyak 27,6 ribu tayangan sejak perdana ditayangkan pada Sabtu (25/12).

Video music itu menggambarkan kisah seorang pemuda yang merantau dan menjalani kehidupan sederhana dengan seekor kucing sebagai teman setia.

Secara tidak langsung, relevan dengan kehidupan yang harus dijalani dan membuat siapa saja terpuruk. Pada akhirnya, membuat sang anak teringat kepada sang ibu. 

Lirik lagu yang disajikan juga memiliki makna mendalam. 

Terima kasih, ku harus pergi

Jangan bersedih, ini waktuku

Tak ada takut, tak ada ragu

Inilah aku, kebangganmu

Engkau tetap 

Duniaku

Baca Juga: PSM Makassar Bermain dengan 12 Pemain saat Lawan Barito Putera selama 1 menit, kok Bisa?

Potongan lirik tersebut memiliki makna, bahwa meski melalui hati yang berat untuk meninggalkan orang-orang terkasihnya, termasuk Ibu, Ibu merupakan sosok terpenting dan sangat berarti bagi siapa saja. 

Ibu itu, adalah sosok yang kita bilang rumah. Itu kalau menurut saya, rumah bukanlah bangunan, rumah itu adalah orang-orang yang bisa menerima kita apapun keadaannya, apapun kondisinya, apapun emosinya, yang bisa menenangkan kita dalam segala situasi. Ibu adalah salah satu sosok yang sangat penting,” ungkap Kunto Aji di akun Instagramnya.

Kunto Aji berharap, melalui lagu ini ia dapat mengajak pendengar untuk merenung dan mengingat kembali asal-usul mereka serta tujuan hidup yang ingin dicapai.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#hari ibu #melepas pelukan ibu #lagu baru #kunto aji