JP Radar Kediri - Setelah Gus Miftah dikabarkan telah meninggalkan posisi sebagai Utusan Khususu Presiden dalam Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, kini nama Ustadz Adi Hidayat sering disebut sebagai salah satu sosok pengganti yang cocok untuk posisi tersebut.
Umat muslim tanah air tentu sudah tak asing dengan nama Ustaz Adi Hidayat.
Pasalnya, ia kerap kali memposting ceramahnya di Channel Youtobe miliknya.
Ustaz Adi Hidayat semakin terkenal di media sosial karena dakwahnya yang mendapatkan banyak respon postif dari warganet.
Profil Ustadz Adi Hidayat
Ustadz Adi Hidayat diketahui lahir pada 1997. Dirinya sempat menempuh pendidikan di Ponpes Darul Arqam Muhammadiyah Garut.
Semasa sekolah, dia banyak menerima penghargaan dan memperoleh predikat sebagai santri teladan dalam menguasai dua bidang yaitu umum dan agama saat lulus.
Setelah itu, ia menempuh pendidikan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Kuliyya Dakwah Islamuyah Libya setelah lulus.
Saat di Libya, dia mempelajari beberapa cabang ilmu Islam. Dia pun pernah berguru di banyak ulama terkenal di berbagai maca negara.
Pada tahun 2013, Ustadz Adi Hidayat mendirikan Quantum Akhyar Institute yang digunakan sebagai tempat belajar untuk banyak orang.
Kini dirinya dikenal sebagai salah satu tokoh islam yang banyak dianut masyarakat karena penyampaiannya yang baik dan pemaparan yang mudah dipahami.
Karena memiliki channel YouTube, hal ini juga membuat dakwah dari Ustad Adi Hidayat lebih cocok di pake pada era tekonologi pada masa kini.
Hingga pada tahun 2022, dia dipilih untuk menjadi Wakil Ketua I Majelis Tabligh Pimpina Pusat Muhammadiyah pada saat itulah dia terus membangun kerjasama dengan berbagai organisasi Islam.
Netizen pun gembira menyambut kabar terkait Ustaz Adi Hidayat yang dikabarkan akan menggantikan Gus Miftah.
Para masyarakat banyak yang menilai bahwa Ustad Adi Hidayar adalah Sosok yang Tepat.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah