Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Viral Video Lama Gus Iqdam Dibandingkan Dengan Gus Miftah, Tak Beda Jauh?

Redaksi Radar Kediri • Jumat, 6 Desember 2024 | 21:37 WIB
Photo
Photo

JP Radar Kediri – Belakangan ini, nama Gus Miftah kembali menjadi sorotan publik usai video yang menunjukkan dirinya mengolok seorang pedagang es teh viral di media sosial. 

Pernyataan ini menuai kritik tajam, meski sudah memberikan klarifikasi dan si pedagang es tersebut mengaku sudah berdamai.

Pasalnya, masih banyak masyarakat yang merasa tersinggung dan geram dengan aksinya.

Karena adanya kejadian ini, tak lain turut mengundang perbandingan dengan video lama Gus Iqdam, yang ternyata juga pernah menjadi sorotan publik.

Seperti diketahui, pemilik nama lengkap Agus Muhammad Iqdam Kholid itu merupakan keturunan kiai besar di Blitar.

Ia sering dikenal setelah mendirikan Majelis Ta’lim Sabilu Taubah dan memiliki ribuan orang jamaah.

Di tengah kontroversi Gus Miftah yang menghina penjual es teh, video yang memperlihatkan Gus Idqam tengah menegur keras seorang penjual minuman keliling saat acara pengajian juga ramai kembali disorot usai video tersebut kembali mencuat.

Salah satu video yang beredar itu diunggah warganet dengan akun X @TukangBedah00 pada Selasa (3/12/2024). 

Bagi ahli politik, pakar hukum, mahasiswa atau siapapun itu tolong cari perbedaan antara Gus Miftah dan Gus Iqdam memperlakukan penjual es teh,” tulis si pemilik akun.

Unggah tersebut berisikan gabungan dari dialog Gus Miftah yang tengah menghina pedagang es, dan Gus Iqdam yang menegur seorang penjual es. Bahkan video tersebut dilihat hingga 1,2 juta tayangan.

"Sudahlah pak, penjual minuman itu lho, nggak usah gaya-gayaan. Terus kamu ngapain? Saya bayar 500 ribu, sekarang saya beli semua daganganmu, sampai kiamat nggak usah jualan lagi," ucap Gus Iqdam dalam video tersebut. 

Ia kesal sebab tindakan penjual tersebut dianggap tidak bisa menghormati acara pengajian, sebab bisa mengganggu konsentrasi para jamaah pengajian. 

Tak ayal, ia mengimbuhkan kalimat, “Kamu ini keterlaluan, cari perhatian ya cari perhatian. Masa waktu mengaji kok malah jualan. Waktumu cari rezeki itu lho sejak jam 4. Iya apa nggak? Benar apa tidak? Orang mengaji itu nggak ada satu jam, habis ini saya geser jam kedua.

Berbeda dengan Gus Miftah yang melontarkan kosakata ‘goblok’ dan langsung dianggap sebagai sebuah hinaan oleh warganet. Namun begitu, dari lontaran kalimat milik Gus Iqdam juga mendapat respon pro-kontra dari masyarakat.

Beberapa netizen di antaranya mendukung tindakan Gus Iqdam dan menganggap bahwa itu tindak ketegasan seorang ulama agar kegiatan ibadah tetap tertib. Sementara lainnya, juga turut mengecam tak ada bedanya dengan Gus Miftah.

Gus Iqdam sah berkata seperti itu karena beliau marah waktu ngaji beliau terganggu para jualan minum dengan teriak teriak, makanya dia marah  , beliau bukan untuk merendahkan tp menegur,” tulis salah satu warganet.

Pinternya milih guru agama untuk sekarang,” imbuh yang lainnya.

Usai video tersebut beredar, ada juga warganet yang memberikan teguran karena takut semakin memperburuk keadaan.

 

 

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#viral #video #gus miftah #gus iqdam #pendakwah