Gus Miftah Kembali Viral di Media Sosial, usai Dinilai Mengolok-olok Penjual Es Teh

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Selasa, 3 Desember 2024 | 21:06 WIB
Photo
Photo

JP Radar Kediri – Gus Miftah kembali jadi sorotan warganet usai video dakwahnya viral di media sosial.

Pendakwah yang diangkat sebagai Utusan Khusus Presiden itu disorot adabnya setelah dianggap mempermalukan pedagang kecil saat mengisi acara pengajian di Magelang, Jawa Tengah.

Momen tersebut salah satunya diunggah di akun X milik Umar Al Chelsea @UmarHasibuan__ pada Senin(2/11/2024).

Dalam video yang beredar, tampak Gus Miftah memanggil penjual es teh lalu menanyakan apakah dagangannya sudah banyak laku terjual atau belum.

Es tehmu sik akeh nggak (Es tehmu masih banyak gak)? ya sana jual goblok,” ujar Gus Miftah pada penjual es teh.

Jual dulu, nanti kalau belum laku ya udah, takdir,” tambahnya.

Perkataan tersebut dianggap tak pantas kepada seorang penjual es teh yang sedang menjajakan dagangannya. 

Dalam postingannya Umar Al Chelsea mengomentari ulah Gus Miftah tersebut bahwa Rasulullah tidak pernah mengajarkan umatnya untuk menghina, mem-bully, apalagi mencaci orang dengan perkataan yang buruk ketika berdakwah.

Becandamu gak lucu Miftah. Keterlaluan mulutmu menghina orang gak mampu. Apa pendapat kalian ges sm miftah ini?” tulis @UmarHasibuan__ .

Banyak warganet menilai tindakan Gus Miftah tersebut tidak etis, apalagi mengingat posisinya sebagai seorang pendakwah yang seharusnya memberikan contoh baik.

Warganet beranggapan, meski dimaksudkan sebagai candaan, namun perkataan semacam itu tidak patut dilakukan di depan umum. 

Sontak adab Gus Miftah pada penjual es teh ini mengundang berbagai respons dari warganet.

Peristiwa ini membuktikan bahwa dia memang bukan ahli agama/ilmunya sedangkal ucapannya yg secara tidak langsung bapak penjual teh lebih terhormat dan terpuji dari pada dia,krn bapak tsb cari uang halal unt menghidupi keluarganya tanpa memaki dan menghina orang di depan umum,” komentar @abagtweets.

apapun alasannya yang seperti ini gak boleh diwajarkan apalagi dipertontonkan. Yang seperti ini Cuma bakal biki penindasan diwajarkan,” cuit @sengatanttawon.

Beberapa dari warganet juga merasa iba dan sakit hati jika berada di posisi Bapak penjual es tersebut.

Dear bapak penjual es, semoga habis ini rezeki bapak makin deres berkah melimpah, sakit hati banget lihatnya” tulis @heyitsokeyy.

Semoga rasa pedih bapak penjual esteh karena dmaki jadi tiket dari Alloh untuk masuk Surga… dan semoga yang memaki (meskipun ilmu mu setinggi langit) semoga makianmu memperbesar siksamu didunia dan Jahanam diakhirat nanti,” tulis @bamz_iam.

perhatikan dg seksama..itu bapak penjual es tehnya di detik terakhir tampak menahan marah sambil menghela nafas..becandanya kebablasan dg bilang goblok.. harus misal bercanda cukup bilang ya jual dulu..klo belum laku baru saya beli…. jgn pake kata goblok..,” cuit @pentolkecakot.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
radarkediri gus miftah Gus Miftah dan Penjual Es teh Gus Miftah viral jawapos berita viral medsos