Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bocil Modifikasi Trend APT dengan Tembang Dolanan Cublak-Cublak Suweng, Warganet Terheran

Redaksi Radar Kediri • Senin, 25 November 2024 | 22:39 WIB
Photo
Photo

JP Radar Kediri –  Minggu lalu (24/11), @dagelanmusikofficial memposting ulang sebuah video berisikan momen 4 anak kecil laki-laki tengah bermain bersama.

Video yang diupload ulang dari akun @indy.ka, sudah dilihat 8,2 juta kali. Dalam video tersebut, terdapat 4 bocil tersebut tengah bermain tembang dolanan daerah berasal dari Jawa Timur, yakni “Cublak-Cublak Suweng.”

"Cublak-Cublak Suweng," sendiri diciptakan oleh Sunan Giri atau Syekh Maulana Ainul Yaqin pada tahun 1442 M. Meskipun digunakan sebagai lagu permainan anak-anak, lagu ini memiliki makna filosofis mendalam. 

Sunan Giri merupakan salah satu Wali Songo, menciptakan lagu ini untuk menyampaikan pesan moral dan spiritual. Melalui lagu ini, menunjukkan betapa luasnya dakwah agama Islam melalui budaya lokal.

Uniknya, 4 bocil itu tidak hanya menyanyikan tembang dolanan daerah saja, tetapi menambahkan terlebih dahulu lagu populer dari Korea Selatan yang baru-baru ini tengah viral menjadi trending challenge di sosial media, yakni “APT”.

Lagu berjudul "APT" ini rilis pada 18 Oktober 2024 lalu oleh ROSE Blackpink dan berkolaborasi dengan Bruno Mars, menggabungkan elemen pop-punk dengan inspirasi dari permainan minum populer Korea, Apartment. 

Sejak peluncurannya, lagu ini langsung viral, menciptakan kecanduan di kalangan pendengar berkat liriknya yang catchy dan melodi yang energik. Tak hanya itu, sejumlah influencer juga turut meramaikan di sosial media dengan berbagai versi, parodi, serta tantangan dance  dengan tagar #APTChallenge.

Pada video itu, salah satu anak berbaju hitam mengatakan, “aku seng nyanyi, aku wae seng nyanyi.” Anak itu berinisiatif memimpin menyanyikan potongan lagu APT dan kemudian diikuti oleh teman lainnya dengan semangat tatkala menyerukan tembang dolanan Cublak-Cublak Suweng.

Reaksi warganet terhadap video tersebut sangat beragam. Banyak yang mengungkapkan kekaguman terhadap kreativitas bocil dalam memodifikasi lagu tradisional dan juga pelafalan bahasa Inggris dari si bocil. 

Bahasa Inggrisnya bener, anjir, daripada temen gua yang asbun,” komentar salah satu warganet diikuti dengan emot tertawanya.

Kita baru saja menyaksikan sebuah revolusi permainan tradisional,” imbuh warganet lainnya.

Alhamdulillah masih ada bocil main ini, biarpun ada campuran lagu sekarang. Kreatif,” puji salah satu warganet. 

Ini baru bocil yang kreatif melestarikan kebudayaan dulu, meski ada campuran lagu masa sekarang.”

Lucu banget jaman sekarang masih ada yang main ginian,” lanjut salah satu warganet.

Seneng, ternyata anak kecil sekarang ada yang tahu permainan tradisional.”

Beberapa komentar lainnya juga menunjukkan bahwa warganet seperti sedang nostalgia dengan lagu-lagu dan masa kecil mereka. 

Keinget jaman dulu belum ada HP, hari Minggu full nonton acara kartun terus main sama temen–temen seperti ini.”

Tak hanya itu, beberapa di antaranya juga menyayangkan, karena di era yang serba modern ini banyak anak-anak yang lebih memilih bermain gadget ketimbang melestarikan permainan-permainan tradisional seperti ini.

Nah, gini. Bocil tuh mainan gini, gak hp-an terus,” komentar salah satu warganet dengan tambahan emot menangis.

 

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#viral #Cublak Cublak Suweng #TREND #media sosial #warganet #Apt