JP Radar Kediri – Kontroversi transgender Isa Zega yang berangkat umrah dengan menggunakan hijab lengkap dengan pakaian syar’i menarik perhatian anggota DPR RI, Mufti Anam.
Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Pasuruan-Probolinggo 2024-2029 itu menganggap apa yang dilakukan Isa Zega tersebut melecehkan simbol agama.
Pasalnya, Isa zega merupakan seorang trangender yang sebelumnya berjenis kelamin laki-laki.
"Saya sangat miris, hari ini banyak sekali mendapatkan DM, tautan dari media sosial, yang bagaimana setelah saya melihat ada seseorang yang bernama 'mami online', alias Isa Zega alias Sahrul, transgender, waria, di mana awalnya adalah laki-laki, melakukan umrah dengan menggunakan hijab syar'i," kata Mufti Anam di akun TikTok, Senin (18/11/2024).
Banyak yang menganggap tindakannya tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap agama dan dapat memicu konflik horizontal.
Bahkan, dia meminta polisi untuk segera menangkap selebgram tersebut terkait dugaan penistaan agama.
Soal penodaan agama diatur dalam Pasal 156 A KUHP, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Lantas siapa Isa Zega?
Isa Zega atau yang memiliki nama asli Andrena Isa Zega merupakan seorang publik figure yang dikenal sebagai selebgram dan mantan manajer artis.
Dia kerap kali muncul di berbagai media sosial dan televisi dengan gaya hidup yang glamor dan pernyataan-pernyataan yang kontroversial.
Meskipun dia selalu menjadi pusat perhatian dengan berbagai kontroversi yang menyertainya. Isa lebih dikenal dengan sebutan Mami Isa atau Mami Online.
Julukan tersebut, dia dapatkan berkat eksistensinya di dunia maya sebagai selebgram yang memiliki lebih dari 1,1 juta pengikut di Instagram.
Dulunya, Isa Zega memulai karier di dunia hiburan sebagai manajer Lucinta Luna.
Namun, namanya semakin dikenal publik setelah terlibat dalam berbagai konflik dengan sejumlah selebriti Tanah Air.
Selain itu, transgender kelahiran tahun 60-an itu juga dikenal sebagai pemilik manajemen artis bernama PT Indoneswa Zega Indonesia.
Dirinya diketahui menaungi sejumlah artis ternama. Di antaranya Aditya Zoni, Ata Pantouw dan Betari Ayu Almadina.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel
Editor : Anwar Bahar Basalamah