JP Radar Kediri - Rumah produksi Kucing Hitam Pictures berkolaborasi dengan Spasi Moving Image dan BEN Film untuk hadirkan Kampung Jabang Mayit di layar bioskop Indonesia.
Film ini diangkat dari kisah ghaib di Desa Rangkapusna, yang sempat trending di media sosial X.
Utas viral tersebut awalnya ditulis oleh Teguh Valuvie dan kemudian dipopulerkan kembali oleh Prasodjo Muhammad dalam serial tayangan YouTube berjudul, Kampung Jabang Mayit.
Serial ini mengisahkan pengalaman mistis dan supranatural yang dialami oleh warga Desa Rangkapusna, dengan elemen cerita yang memadukan realitas dan mitos lokal, menciptakan suasana horor yang akrab namun penuh ketegangan.
Diproduksi oleh Wisnu Surya Pratama, film Kampung Jabang Mayit digadang-gadang akan tayang di bioskop pada awal tahun 2025.
Film ini turut menggaet sejumlah aktor berbakat, termasuk Ersya Aurelia, Rachquel Nesia, Bukie Mansyur, Atiqah Hasiholan, Yudi Ahmad Tajudin, Nessie Judge, Monica Rajalele, serta Prasodjo Muhammad yang juga terlibat dalam versi serialnya.
Kehadiran para aktor ini, ditambah dengan sinematografi yang intens, diharapkan mampu menghidupkan suasana mencekam dari kisah Desa Rangkapusna ke layar lebar.
Desa Rangkapusna digambarkan sebagai desa terpencil yang penuh misteri dan nuansa mistis dalam cerita Kampung Jabang Mayit.
Di balik kehidupan desa ini tersembunyi praktik-praktik terlarang, termasuk aborsi, yang dilakukan secara rahasia.
Di tengah kehidupan masyarakat yang serba tertutup, hadir seorang paraji bernama Ni Itoh yang memiliki pengaruh kuat dan peran sentral dalam praktik aborsi tersebut.
Sosok Ni Itoh dikenal sebagai orang yang berhubungan dengan kekuatan gaib, sehingga banyak warga yang segan dan menghormati keberadaannya, meski juga diliputi rasa takut.
Kehadiran Ni Itoh dan aura mistis yang menyelimuti Rangkapusna membuat desa ini dipenuhi ketegangan dan misteri, menjadikannya latar yang mencekam bagi kisah horor yang menyeramkan.
Konon, Desa Rangkapusna adalah tempat terlarang bagi orang luar. Barangsiapa yang berani memasuki wilayah ini, takkan bisa lolos tanpa menyerahkan nyawa sebagai persembahan kepada Ni Itoh.
Kehadirannya membawa kekuatan misterius yang menambah kekelaman desa, membuat siapa pun merasa diawasi oleh mata tak kasat mata.
Sepanjang jalan desa, terlihat tanda-tanda ganjil, seakan memberi peringatan akan bahaya yang mengintai di setiap sudut.
Di balik kehidupan desa yang tampak sunyi, kematian bayi sering terjadi. Namun, kematian ini bukanlah kejadian biasa, bayi-bayi tak berdosa tersebut dijadikan tumbal dalam ritual kelam yang diyakini sebagai jalan untuk mencapai keabadian.
Setiap nyawa bayi yang hilang dipercaya menambah usia Ni Itoh, menjadikan Rangkapusna sebagai pemakaman bayi massal yang menyisakan ketakutan mendalam bagi para penduduk.
Desa ini pun seolah menjadi saksi bisu dari rentetan tragedi yang mengerikan, menjadikannya semakin dikenal sebagai tempat yang berhantu dan penuh misteri.
Ritual seperti apa yang sesungguhnya digelar di Desa Rangkapusna, dan apa alasan Ni Itoh melarang siapa pun kembali setelah memasuki wilayah tersebut? Bahkan, adakah rahasia kelam yang menanti di balik setiap langkah menuju desa itu?
Semua misteri ini akan terungkap hanya di bioskop kesayangan kamu. Nantikan kisah horor mencekam ini yang akan membawa kamu ke dalam dunia penuh ketegangan dan kekuatan gelap yang tak terbayangkan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah