JP Radar Kediri – Tagar Cipondok mendadak trending topik di platform media sosial X sejak Kamis malam (31/10).
Bahkan, kata 'Cipondoh' memiliki 35 ribu cuitan di X, bersama dengan kata kunci truk dan Tangerang yang juga trending topik hingga 58 ribu postingan.
Sontak hal ini menimbulkan pertanyaan dari warganet, mengenai apa yang terjadi di Cipondoh.
Di media sosial X terlihat banyak netizen menuliskan kata Cipondoh dan Tangerang berduka terkait dengan peristiwa mencekam tabrak lari yang dilakukan sopir truk kontainer.
Peristiwa kecelakaan tragis itu terjadi di Cipondoh, Tangerang pada Kamis, 31 Oktober 2024.
Kecelakaan ini terjadi ketika sebuah truk kontainer melaju ugal-ugalan hingga menabrak sejumlah kendaraan bermotor dan mobil.
Bahkan akibat insiden tersebut, mengakibatkan puluhan korban luka dan beberapa korban jiwa.
Bahkan saking tragisnya, tagar truk yang dimaksudkan sebagai kecelakaan truk kontainer tersebut sampai viral dan menjadi trending topik di X.
Rekaman video yang diunggah akun Twitter @felix_sanggam, memperlihatkan bagaimana truk tersebut melaju dengan kencang dan ugal-ugalan, yang akhirnya menyebabkan kecelakaan fatal di Cipondoh.
“Ternyata truk sudah ugal-ugalan dari Bekasi dan puncaknya di Tangerang, Cipondoh,” tulis akun tersebut.
Ketika truk tersebut berhasil dihentikan, sang sopir menjadi bulan-bulanan massa yang marah akibat tindakan ugal-ugalan yang merenggut banyak korban.
"Tangerang berduka. Turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk seluruh korban tabrak lari sore ini, Kamis (31/10/2024). Berharap hukuman seberat-beratnya bagi pelaku," kata @txtdaritng.
Baca Juga: Pesta Halloween Dirayakan Setiap Tanggal 31 Oktober, Begini Asal Usulnya!
Menurut informasi yang beredar, sopir truk ini kabur sejauh 11 km, dari kawasan Graha Raya, Bintaro, hingga Tugu Adipura, Kota Tangerang. Sepanjang momen kabur, dikabarkan banyak korban tertabrak truk ini.
Beberapa netizen bahkan membagikan video amatir di unggahan mereka, memperlihatkan detik-detik sopir truk kontainer tabrak lari yang mencoba kabur hingga diamuk warga.
Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Kapolres Metro Tangerang Kota, menyatakan bahwa kondisi sang sopir sangat kritis setelah dikeroyok massa.
Kini, pihak kepolisian terus mengumpulkan informasi dan mengkonfirmasi fakta-fakta terkait insiden ini.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah